ABAZ ZAHROETIN/RADAR KEDU HARI ANAK : Dandim 0706/Temanggung, Letkol Inf Ganardyto Herry K didampingi Bupati Temanggung, Bambang Sukarno memberikan tanda dukungan Hari Anak Nasional.
ABAZ ZAHROETIN/RADAR KEDU
HARI ANAK : Dandim 0706/Temanggung, Letkol Inf Ganardyto Herry K didampingi Bupati Temanggung, Bambang Sukarno memberikan tanda dukungan Hari Anak Nasional.

TEMANGGUNG—Perkembangan globalisasi, selain berdampak baik bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, juga bisa menjadi sarana untuk memberikan pengaruh negatif. Narkoba dan tawuran pelajar, merupakan salah satu alat pemutus generasi cerdas bangsa. Untuk itu, anak-anak diharapkan menghindari kenakalan tersebut.
Hal itu dikatakan Dandim 0706 Ganardyto saat menghadiri Festival Anak Nasional pada Hari Anak Nasional (HAN), HUT TNI 69 dan HUT Kodam IV Diponegoro di kawasan Alun-Alun Kota Temanggung, Kamis (2/10). Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Bambang Soekarno, muspida, dan kalangan pelajar.
Ganardyto menjelaskan, saat kalangan pelajar menggelar kegiatan yang positif, di sisi lain, masih ada pelajar yang tawuran di Kecamatan Kedu. “Para pelajar yang tawuran sudah diamankan serta dilakukan pembinaan. Pelajar harus menghindari tawuran,” katanya.
Bupati Bambang Soekarno mengatakan, anak (pelajar) merupakan aset bangsa. Karena itu, semua wajib ikut mengawasi perilaku anak-anak. Mereka harus diarahkan dalam kegiatan positif. “Kegiatan Festival Anak merupakan salah satu untuk memberikan kegiatan positif bagi mereka.” Pada peringatan Hari Anak Nasional, kalangan pelajar mengucapkan ikrar agar mereka terlindungi dari tindak kekerasan maupun pelecehan seksual. (zah/isk)