periksa sopir

MUNGKID– Satuan lalu lintas Polres Magelang kembali menggelar operasi simpatik dalam rangka HUT Polisi Lalu Lintas (Polantas) ke-59. Sasaran kali ini, sopir truk-truk besar yang melintasi jalur utama.
Angkutan berat itu dihentikan di kawasan rest area Gremeng Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. Awalnya, para sopir mengira ada razia. “Saya kaget dikira ada penertiban,” kata Supriyono, 40, sopir truk asal Surabaya.
Setelah dihentikan, sopir diminta turun untuk mengikuti tes kesehatan dan kebugaran. Bagi yang kurang sehat, direkomendasikan untuk istirahat terlebih dahulu. Mereka kemudian diberi vitamin untuk penambah stamina. Tujuannya, agar kondisi para sopir fit sampai tujuan.
Kapolres Magelang AKBP Murbani Budi Pitono mengatakan, selama jembatan Comal Pemalang diperbaiki, lalu lintas dari Jakarta ke pantura timur digeser melalui wilayah Jogjakarta dan Magelang. Utamanya, untuk angkutan berat. Para sopir perlu waspada karena rute Purworejo-Magelang memiliki banyak tanjakan yang rawan kecelakaan.
“Magelang merupakan titik lelah para sopir antarkota. Karena itu, kami kesehatan mereka perlu diperiksa dan diberi tambahan vitamin agar mereka bugar lagi dan bisa melanjutkan perjalanan. Ini sebagai bentuk peduli keselamatan berlalu lintas,” kata dia didampingi Kasat Lantas AKP Choirul Anwar.
Choirul Anwar menambahkan, Satlantas juga melakukan operasi lalu lintas terhadap para pengendara motor di Jalan Raya Magelang-Jogjakarta. Polisi memberlakukan sistem pemberian sanksi dan hadiah bagi para pengendara.
Pengendara yang melakukan pelanggaran ringan, cuma diberi teguran lisan dan penjelasan terkait keselamatan berkendara. Sedangkan pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas kategori berat, diberi tindakan tegas berupa tilang.
“Kepada pengendara yang tertib berlalu lintas kami berikan helm SNI. Ini sebagai reward polisi kepada mereka. Kami juga menggandeng kalangan santri, kiai kampung dan masyarakat untuk mensosialisasikan keselamatan berkendara,” jelasnya. (vie/ton)‎