PEKALONGAN – Sungguh tidak patut ditiru kelakuan seorang Guru Sekolah Dasar (SD) yang juga Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Dukuh Pengampon Kecamatan Wonopringo Kabupaten Pekalongan berinisial SJ ini. Sepulang mengikuti upacara HUT RI, pria yang sudah beristri tersebut mengajak pasangan selingkuhnya, WK asal Dukuh Capgawen Desa Kedungwuni Timur Kedungwuni Kabupaten Pekalongan ngamar di Hotel Suka Jalan Wahid Hasyim No 39 Kota Pekalongan.
Mereka tertangkap razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekalongan. Komandan Regu 3 Satpol PP Kota Pekalongan, Sutarno mengatakan pihaknya sebelumnya mendapat informasi langsung dari masyarakat terkait ada pasangan mesum ngamar di salah satu hotel yang dekat dengan alun-alun kota tersebut. “Saya dapat telepon dari masyarakat sekira pukul 12.00. Saya dengan tim komplit langsung menuju ke TKP. Dan ternyata benar, kami dapati dua pasangan sedang berduaan di kamar,” ucapnya.
Salah satu pelaku memang merupakan seorang guru SD yang sudah PNS. “Mereka habis pulang upacara, alasannya mau belanja ke mal. Tapi malah pesan kamar,” imbuhnya.
Pasangan satunya, F, warga Ambokembang Kecamatan Kedungwuni dan SZ, warga Dukuh Sabetok Pengampon Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan dilepaskan. Pasangan duda dan janda tersebut, bisa menunjukkan bukti surat nikah siri ke petugas. “Untuk pasangan yang tidak bisa menunjukkan surat bukti. Tetap akan di proses. Kami sudah berkoordinasi tadi dan siap melimpahkan kasusnya,” lanjut Sutarno.
Sementara itu salah satu pelaku, WK mengakui memang berduan di dalam kamar bersama seorang pria. “Tadi kami tidak ngapa-ngapain. Cuma ingin curhat-curhatan saja. Kami rencana mau jalan-jalan saja,” ucapnya.
Dalam penggerebekan kemarin, didapatkan dua buah barang bukti sepeda motor yaitu Honda Vario dengan nopol G 6375 NK serta Honda Megapro dengan nopol G 6106 RK. (han/ric)