PSIS Lolos 16 Besar

217

Gunduli PPSM
Magelang 4-0

SEMARANG – PSIS Semarang akhirnya memastikan diri melangkah ke babak 16 besar kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2014 setelah kemarin (11/8) berhasil menang besar 4-0 atas PPSM Magelang di Stadion Jatidiri Semarang. Meski masih menyisakan tiga laga di babak penyisihan, namun raihan 26 poin yang saat ini berhasil dicapai oleh tim Mahesa Jenar tidak mampu dikejar oleh tim-tim pesaing penghuni Grup 4. Praktis, kini kini tinggal satu tiket babak 16 besar yang masih diperebutkan di grup 4. Peluang terbesar masih dimiliki oleh Persis Solo yang saat ini menjadi runner up grup 4 dengan raihan 23 poin dari 11 laga.

Menjamu PPSM di hadapan publik sendiri membuat anak-anak PSIS tampil penuh percaya diri. Peluang langsung tercipta di menit ke-5 ketika winger PSIS diganjar dengan keras oleh pemain belakang PPSM dan memaksa wasit Choirudin memberikan hadiah penalti kepada tim tuan rumah.

Ronald Fagundez yang ditunjuk sebagai eksekutor 12 pas sukses membawa tuan rumah unggul 1-0. Tak berselang lama, tepatnya di menit ke-14, gelandang serang PSIS, M. Yunus sukses menggandakan keunggulan PSIS menjadi 2-0 lewat sundulan kepalanya setelah memanfaatkan umpan tendangan bebas Ronald Fagundez dari sisi kanan pertahanan PPSM.

Unggul dua gol tak membuat PSIS mengendurkan permainan. Justru Fauzan Fajri dkk mampu unggul ball possession di babak pertama hingga akhirnya bomber asal Argentina, Julio Alcorse, menutup kemenangan PSIS menjadi 3-0 di babak pertama melalui tembakan terarahnya di sisi kanan gawang PPSM yang dijaga Asep FM.

Di babak kedua, dominasi permainan tidak berubah. Beberapa tenaga baru seperti dua bomber muda PSIS Hari Nur Yulianto dan Ahmad Nufian Dani serta gelandang Vidi Hasiholan dimasukkan oleh pelatih Eko Riyadi untuk menambah daya dobrak permainan. Benar saja, sejumlah peluang emas berhasil diciptakan melalui kaki Nufian Dani, Hari Nur maupun Frangky Mahendra. Namun skema bertahan total yang diperagakan anak-anak Magelang mampu mementahkan beberapa peluang emas skuad PSIS tersebut.

PSIS berhasil menggenapkan keunggulan menjadi 4-0 lewat sontekan kaki kanan Hari Nur Yulianto pada menit ke-89. Tendangan kaki Hari yang mengarah ke sisi kanan gawang PPSM tidak mampu dihalau oleh kiper PPSM, Asep FM.

”Kita bersyukur atas hasil ini, anak-anak tampil bagus, sehingga kami berhasil mengamankan tiket 16 besar. Tapi, evaluasi tetap ada untuk menghadapi tiga laga selanjutnya,” kata pelatih PSIS, Eko Riyadi, ditemui Radar Semarang usai pertandingan.

Sementara di kubu PPSM, dalam sesi press conference kemarin diwakili oleh kapten Rene Martinez. Bek asal Paraguay tersebut mengatakan, tim mereka datang ke Semarang memang dengan kondisi yang serba pas-pasan. Seperti diketahui, saat ini tim berjuluk Laskar Tidar tersebut tengah dihantam badai krisis finansial yang membuat punggawa mereka belum menerima gaji selama tiga bulan terakhir ini.

”Kami baru datang ke Semarang siang tadi (kemarin, Red) dan sore harus bermain pasti berpengaruh kepada fisik. Dan saat ini, kondisi tim memang sedang buruk. Kami ke Semarang pun harus mengeluarkan uang sendiri untuk makan dan hotel,” terang pemain yang sudah fasih berbahasa Indonesia tersebut.

Namun Rene menegaskan tetap akan fight untuk menyelesaikan tiga pertandingan babak penyisihan grup 4 yang saat ini masih harus mereka lakoni di kompetisi kasta kedua di Indonesia itu. ”Meskipun dengan kondisi yang sulit, tapi kami tetap akan fight dan berusaha untuk menyelesaikan kompetisi, karena semua untuk nama kita sendiri dan tim, bukan untuk manajemen atau pengurus,” pungkasnya. (bas/aro/ce1)