Hindari Kucing, Truk Elpiji Terguling

129

DEMAK-Kecelakaan tunggal kemarin pagi sekitar pukul 05.00, terjadi di Jalan Raya Pantura Lingkar Selatan Kota Demak, tepatnya di wilayah Desa Blambangan, Kecamatan Wonosalam. Adalah truk pemuat elpiji untuk industri dengan nomor polisi S 9689 UF, terguling setelah menabrak pembatas jalan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, truk yang dikemudikan oleh Adi, warga Tuban Kota, Tuban, Jatim ini, mengalami kerusakan parah. Bahkan, elpiji yang dimuat sempat ngosos (keluar asapnya) sehingga tidak bisa dievakuasi beberapa jam lamanya.
Arus lalulintas yang berasal dari arah Semarang (barat) dialihkan ke jalur kanan dari arah Kudus (timur). Tak hanya itu, kendaraan yang dari arah Semarang sebagian dialihkan ke jalur lingkar utara lewat depan Pasar Bintoro. Dampaknya, arus lalulintas macet.
Adi, sopir truk menuturkan, semula truk yang dikemudikan melaju dari arah Kudus menuju Semarang. Sesampainya di lokasi kejadian, pandangannya sempat terganggu dengan munculnya binatang mirip kucing yang melintas di jalan raya di depannya. Saat itulah, ia berusaha banting stir ke arah kanan hingga melompati pembatas jalan. Truk yang dalam kondisi berjalan cepat itu langsung terjun ke jalan raya yang letaknya berlawanan. “Ada kucing yang melintas. Lalu, saya banting stir ke kanan, tapi malah kebablasan dan sampai terguling,” katanya.
Menurutnya, gas elpiji yang dipasok PT Bahtera Abadi Tuban tersebut untuk industri di Semarang. “Saya berangkat dari Tuban pukul 23.00. Sempat istirahat sebentar di Rembang. Lalu melanjutkan perjalanan ke Semarang,” katanya.
Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho melalui Kasatlantas Iptu Andriyanto mengatakan bahwa truk baru bisa dievakuasi setelah elpiji tidak bocor lagi. Sebab, rawan terbakar bila terkena percikan api. “Karena itu, kita datangkan mobil pemadam kebakaran juga,” katanya didampingi Kanit Laka Margono. (hib/ida)