Mayat Lelaki Ditemukan Hanyut di Sungai

138

PADANGSARI – Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan hanyut di Kali Lutung, Perum Puri Asri Perdana Jalan Asri IV, RT 07 RW 4, Kelurahan Padangsari, Kecamatan Banyumanik, Semarang. Mayat tersebut ditemukan oleh seorang pencari Biawak pada Selasa (5/8), sekitar pukul 14.00.
Saat ditemukan mengapung di tengah sungai, mayat laki-laki berusia sekitar 50 tahun tersebut sudah dalam keadaan membusuk dan menyebarkan bau menyengat. Korban masih mengenakan baju biru tua, dan celana pendek bercorak batik. Ciri-ciri laki-laki tersebut berambut putih dan berkumis putih. Diperkirakan, mayat tersebut sudah 2-3 hari lalu terhanyut di sungai.
Penemu mayat tersebut, Slamet Wahono, 42, warga Gedawang Utara RT 05 RW 01, Banyumanik, mengatakan saat itu ia hendak pulang usai mencari biawak dan ular di sungai. Ia pun menyisir tepian sungai. Saat itu ia melihat kain yang mengapung di tengah sungai. Kain tersebut menimbulkan rasa penasaran Slamet, sehingga ia mendekat untuk memastikannya. ”Kaget, waktu saya dekati ternyata tubuh orang. Laki-laki dan baunya menyengat,” ujarnya di lokasi kejadian.
Mendapati hal itu, Slamet pun bergegas naik ke permukaan dan memberitahu ke warga sekitar. Warga yang mendengar kabar tersebut langsung berbondong-bondong mendekat ke lokasi. Selain itu, penemuan mayat tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Banyumanik yang diteruskan ke Polrestabes Semarang.
Sekitar pukul 14.30, petugas pun tiba di lokasi. Proses evakuasi pun dilakukan oleh petugas Polsek Banyumanik, Tim Inafis Polrestabes Semarang dibantu oleh BPBD dan warga sekitar. Medan yang berupa jurang menyulitkan proses evakuasi tersebut. ”Selain medan, proses evakuasi juga terhalang tubuh korban yang membusuk. Sulit dimasukkan ke kantong jenazah. Baru sekitar pukul 16.50 mayat bisa diangkat ke permukaan, diangkat oleh tiga orang,” ujar seorang petugas Polsek Banyumanik. Mayat laki-laki tersebut kemudian dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang untuk proses otopsi dan visum. Belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya korban. (har/jpnn/ric/ce1)