DEMAK-Ikatan Mahasiswa Demak (Imade), kemarin, melakukan audiensi dengan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Demak. Tak lupa, mereka juga sempat memberikan kado berupa toples yang di dalamnya berisi seekor kepiting.
Kepiting tersebut diberikan langsung oleh Penasehat Imade, M Rifai kepada Kajari Demak Nur Asiyah SH. Kajari yang baru saja menjabat tersebut sebelumnya sempat terkejut. Dikira, kepiting itu baru didapat dan bukan untuk kado.
Rifai mengatakan, aksi yang dilakukan itu untuk mendorong pihak kejaksaan agar bisa menyelesaikan berbagai kasus dugaan korupsi yang kini sedang ditangani. Di antaranya, kasus kredit fiktif BPR BKK Wonosalam, dugaan korupsi proyek dana pengembangan infrastruktur daerah (DPID), kasus proyek 2 ribu unit bedah rumah warga miskin dari kementerian perumahan rakyat (Kemenpera), dugaan korupsi Pasar Bintoro yang di SP3, dugaan manipulasi data honorer K2, kasus alat kesehatan (alkes) 2007 dan lainnya.
Mereka juga menyorot kegiatan kunker dan bintek DPRD setempat yang dinilai sebagai pemborosan tidak sesuai asas manfaat. “Nah, kepiting ini sebagai simbol agar kejaksaan punya kekuatan untuk menangani kasus-kasus korupsi tersebut,” ujar Rifai.
Menanggapi LSM itu, Kajari Nur Asiyah SH menegaskan, akan memprioritaskan kasus-kasus yang kini dalam proses ditangani pihaknya. “Kami berupaya menyelesaikan kasus yang ada tersebut,” katanya. (hib/ida)