Toko Dibobol, 19 Juta Raib



535

KARANGAYU – Aksi pembobolan kembali terjadi di tengah kekhusyukan umat muslim menjalankan ibadah puasa. Kali ini, pelaku berhasil membobol toko Parindos yang di Jalan Jenderal Sudirman nomor 176, Semarang Barat. Aksi pembobolan tersebut baru diketahui pemilik toko, Adhi Bawana Halim, 31, pada Kamis (3/7), sekitar pukul 08.20.

Dalam peristiwa tersebut, pelaku berhasil membawa kabur uang Rp 19 juta yang disimpan di dalam toko. Diduga, pelaku beraksi dengan menjebol jendela sebagai jalan masuk dan keluar toko tersebut.

Merasa dirugikan, Adhi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Semarang Barat. Kepada petugas, ia menuturkan bahwa kejadian tersebut diketahuinya saat hendak membuka toko.

”Pagi tadi (kemarin, Red) saya datang ke toko. Pas buka pintu kaget dengan laci-laci di meja yang sudah terbuka. Beberapa berkas juga berserakan di lantai,” tuturnya saat melapor ke Mapolsek Semarang Barat.

Adhi yang saat itu bersama seorang karyawannya, Tasiman, 40, langsung mengecek barang-barang di tokonya. Pada saat itulah ia mendapati uang senilai Rp 19 juta yang disimpan di dalam laci raib. Ia juga mendapati teralis besi pada jendela yang terpotong. ”Teralisnya dipotong. Terus uang di dalam laci hilang,” paparnya.

Adhi mengaku, toko miliknya tersebut sudah tutup sejak Rabu (2/7), sekitar pukul 16.00. Sebelum menutupnya, Adhi menyimpan uang yang hilang tersebut di dalam laci dan mengunci laci tersebut. ”Terus saya pulang untuk istirahat. Uangnya saya tinggal dan simpan di laci itu,” jelasnya.

Mendapati hal itu, Adhi kemudian berusaha mencari tahu ke warga sekitar tentang aksi pembobolan tersebut. Namun sayang, tidak seorang warga pun yang mengetahuinya. Tanpa pikir panjang, Adhi kemudian melapor ke polisi.

Kasus pembobolan tersebut saat ini tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian. Beberapa saksi telah dimintai keterangan guna menggali informasi terkait pembobolan tersebut. Olah tempat kejadian perkara juga sudah digelar oleh pihak kepolisian untuk menemukan bukti yang mengarah ke pelaku.

”Kami sudah terima laporannya dan sedang kami selidiki,” kata Kapolsek Semarang Barat, AKP Fadli, saat dikonfirmasi, kemarin. (har/jpnn/ton/ce1)