KARANGREJO –  Menjelang berakhirnya pendaftaran penerimaan peserta didik (PPD) tingkat SMP Kota Semarang, sejumlah calon siswa mulai mencabut berkas pendaftaran, meski jumlahnya belum banyak. Mereka yang mencabut berkas lantaran diperkirakan nilainya tidak bakal lolos.  ”Sampai hari ini baru satu peserta yang menarik berkas pendaftaran. Mungkin puncaknya besok (hari ini),” kata Kepala SMPN 11 Semarang, L. Yekti Setyawati saat ditemui Radar Semarang di sela penerimaan siswa baru, Kamis (3/7).
Yekti mengingatkan untuk hari terakhir verifikasi Jumat (4/6) hari ini, para calon siswa atau orang tuanya agar lebih tanggap dan jeli melihat pergerakan jurnal pendaftaran di laman PPD Kota Semarang. ”Untuk hari terakhir kita beri kesempatan hingga pukul 10.00, agar siswa yang ingin cabut berkas masih ada waktu untuk mendaftar di sekolah lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, hingga kemarin, PPD di sejumlah SMP swasta masih sepi pendaftar. Para siswa masih menunggu pengumuman penerimaan SMP Negeri yang rencananya dilakukan Selasa (8/7) mendatang. ”Hingga sekarang masih belum banyak yang mendaftar. Calon siswa masih menunggu pengumuman sekolah negeri, berapa saja yang datang kita terima,” papar salah seorang panitia PPD SMP Perintis 29 Semarang, Sri Hartati, Kamis (3/7).
Untuk menarik calon siswa, pihaknya mencoba memberikan berbagai penawaran dan kemudahan seperti bebas uang gedung hingga bebas SPP satu semester. ”Bahkan kalau ada sisa dana BOS, pada semester kedua juga kita gratiskan, sehingga selama setahun siswa gratis SPP,” terangnya.
Berbeda dengan SMP Perintis 29, di SMPN Teuku Umar yang lokasinya masih satu kawasan, jumlah calon siswa yang mendaftar sudah cukup banyak. ”Dari kuota penerimaan 320 siswa, jumlah yang mendaftar sudah 300 orang. Jumlah itu untuk 9 kelas,” terang Kepala SMP Teuku Umar, Naniek Ekawati.
Ia mengaku jauh-jauh hari, untuk menarik minat siswa pihaknya sudah menggelar berbagai kegiatan yang diikuti oleh siswa SD se-Kota Semarang. Salah satunya lomba ujian nasional competition, yakni lomba mata pelajaran yang di-Unas-kan. ”Itu kalau dari aspek akademik, dari jalur nonakademik kita juga menggelar Futsal Competition. Tujuannya sama, yakni memperkenalkan SMP Teuku Umur kepada calon siswa, sekaligus memberi kemudahan bagi calon siswa berprestasi untuk mendaftar di tempat kita,” katanya.
Sementara itu, hasil PPD 2014 tingkat SMA Kota Semarang kemarin diumumkan. Pengumuman dilakukan selain di website PPD, juga dipampang di setiap SMA negeri. Kepala SMA Negeri 1 Semarang, Kastri Wahyuni, mengatakan, untuk rata-rata nilai yang diterima mengalami peningkatan minimal 1 digit dibanding tahun lalu. Hal tersebut karena nilai rata-rata lulusan SMP tahun ini juga meningkat. ”Jumlah pendaftar yang verifikasi sebanyak 1.208 pendaftar. Sedangkan yang diterima hanya 522 siswa. SMAN 1 memiliki kuota paling banyak dibanding SMAN lainnya di Semarang,” papar Kastri. (mg1/aro/ce1)