MAGELANG – Memasuki bulan puasa dan mendekati lebaran, masyarakat Kota Magelang dihimbau untuk waspada dengan peredaran uang palsu dan petasan. Dua hal itu patut diwaspadai mengingat transaksi keuangan semakin meningkat mendekati lebaran, dan animo tinggi masyarakat dalam membeli petasan.
Kapolres Magelang Kota, AKBP Tommy Aria Dwianto melalui Kasubag Humas AKP Esti Wardiani mengatakan, razia uang palsu dan petasan akan gencar dilakukan selama bulan Ramadan. “Mendekati lebaran, biasanya kriminalitas semakin tinggi,” katanya.
Imbauan disampaikan kepada masyarakat untuk teliti dan berhati-hati saat bertransaksi uang di pasar tradisioanal, warung, toko kecil atau pedagang kaki lima bahkan swalayan juga bisa saja terjadi hal yang tak diinginkan itu. “Walau belum ada kasus uang palsu yang ditemukan, namun kita tetap harus hati-hati,” imbuhnya.
Selain itu, menurutnya petasan atau mercon juga perlu diwaspadai. Sasaran razia adalah gudang-gudang yang dicurigai menyimpan petasan bahakan sampai ke warung-warung yang selama ini hanya menjual kembang api saja.
Dari razia yang sudah dilakukan, seberat 2,5 kilogram mercon di sebuah rumah di Kampung Kebondalem, Potrobangsan, Magelang Utara berhasil disita. “Razia petasan ataupun mercon akan kami lakukan setiap malam secara intensif,” tuturnya.
Esti menambahkan, razia judi, minuman keras dan penyakit masyarakat (pekat) juga tetap dilakukukan. “Tujuannya untuk menjaga keamanan saat bulan Ramadan, supaya dapat melaksanakan ibadah puasa dengan aman dan nyaman,” terangnya. (mg4/lis)