593 Lintasan tanpa Penjagaan

106

SEKAYU – Sebanyak 168 perlintasan di wilayah Daop 4 Semarang dinyatakan liar. Intensitas perjalanan KA yang mengalami peningkatan pada musim arus mudik dan balik Lebaran mengharuskan masyarakat lebih waspada saat melewati lintasan.
Vice President Daop 4 Semarang Wawan Ariyanto mengatakan, total jumlah perlintasan sebidang di wilayah Daop 4 Semarang sebanyak 705. Sedangkan yang resmi ada sebanyak 507 perlintasan. Dari 507 perlintasan resmi, hanya 92 perlintasan yang dijaga petugas dan sisanya tanpa ada penjagaan. ”Total perlintasan yang tanpa ada penjagaan mencapai 593 perlintasan,” ujarnya, kemarin (1/7).
Ia mengakui, perlintasan liar memang masih menjadi salah satu kendala. Kendati demikian pihaknya tidak bisa menutup perlintasan tersebut. Karena berdasarkan UU Nomor 23 tahun 2007 pasal 94, yang berhak menutup perlintasan liar adalah pemerintah pusat atau pemerintah daerah.
Terkait dengan musim mudik dan arus balik Lebaran, ucapnya, frekuensi perjalanan kereta api tentu mengalami kenaikan. Ditambah lagi dengan sudah beroperasinya rel ganda. Sehingga perlintasan tanpa palang pintu tersebut akan sangat membahayakan bagi masyarakat.
Terkait persiapan menghadapi musim mudik dan arus balik, pihaknya mengecek kesiapan di Dipo Kereta dan Dipo Lokomotif. ”Dari total 16 lokomotif  dan 116 gerbong dalam kondisi yang siap untuk melayani pemudik. Selain itu juga kami siapakan dua lokomotif cadangan yang akan digunakan ketika terjadi masalah,” imbuh Humas Daop IV Semarang Suprapto. (dna/hid/ton/ce1)