BULUSTALAN- Kawanan perampok kembali beraksi di Kota Atlas. Kali ini, korbannya Mastojo Indargo, 43, warga Jalan Suyudono No 88 A/99 RT 3 RW 4, Bulustalan, Semarang Selatan. Korban dirampok oleh dua pelaku usai turun dari taksi di depan rumahnya, Sabtu (28/6) sekitar pukul 02.00.
Kedua perampok diketahui mengendarai sepeda motor tanpa pelat nomor. Dalam aksinya, pelaku berhasil merampas tas ransel milik korban berisi 2 setrika, 2 handphone, JPS Superpring, buku tabungan serta sejumlah barang berharga lainnya
Informasi yang dihimpun Radar Semarang menyebutkan, sebelum kejadian, korban naik taksi dari Stasiun Tawang Semarang usai perjalanan dari Jakarta. “Saya baru pulang dari Jakarta naik kereta api karena ada urusan pekerjaan,” katanya saat melapor di SPKT Polrestabes Semarang.
Saat perjalanan dari Stasiun Tawang menuju rumahnya, tidak ada masalah. Meski begitu, ia sempat curiga melihat ada pengendara motor membuntutinya. Sampai di depan rumah, Mastojo pun turun dan membayar uang taksi.
Begitu menginjakkan kaki di depan rumah, tiba-tiba ia dikagetkan oleh kedatangan dua pria menggunakan sepeda motor yang langsung menarik paksa tas rangselnya. 
“Tiba-tiba ada yang datang memepet saya dan langsung menarik tas. Mungkin pelaku sudah mengikuti saya sejak dari stasiun,” ujarnya.
Mastojo sempat berusaha mempertahankan tasnya. Namun karena kalah kuat, akhirnya tas berpindah tangan. “Mereka memaksa dan mengancam melukai saya dengan senjata tajam. Saya takut dan memilih melepaskan,” katanya.
Setelah mendapatkan tas korban, kedua pelaku kabur ke arah Banjir Kanal Barat.“Pelaku langsung kabur. Sudah berusaha mengejar, tapi kehilangan jejak,” katanya.
Guna pengusutan petugas, korban ia melaporkan kasus perampokan tersebut ke Polrestabes Semarang.Hingga kemarin, laporan korban masih dalam penyelidikan petugas. Diduga kedua pelaku sudah kerap beraksi di Kota Semarang. (fth/aro)