KUDUS – Kirab dandangan kembali digelar dalam rangka menyambut Ramadan 1435 kemarin. Pelaksanaan kirab ini sebagai wujud pelestarian budaya serta diharapkan bisa meningkatkan kegiatan ekonomi kreatif di Kabupaten Kudus.
Arak-arakan berasal dari sejumlah kecamatan dan sekolah yang ada di Kabupaten Kudus turut memeriahkan acara. Rombongan tersebut sebagai perwakilan setiap elemen masyarakan Kota Kretek. Dari rombongan keluarga Sunan Kudus, santri, para pedagang, hingga pengusaha.
Rombongan diarak dari Jalan Kyai Telingsing berjalan ke utara hingga melewati Perempatan Majapahit. Selanjutnya ke arah timur menuju area parkir wisata kompleks Masjid Menara Kudus dan Makam Sunan Kudus.
”Pada kirab kali ini kami mengangkat tema ”Dengan Dandangan Kita Tingkatkan Ekonomi Terampil Masyarakat Kudus yang Semakin Sejahtera,” kata Sunardi, kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus dalam sambutannya.
Dengan digelarnya kirab dandangan ini, lanjutnya, diharapkan menjadi wadah untuk tetap melestarikan tradisi di Kudus, khususnya yang memiliki nilai religi. Selain itu, kirab dandangan bertujuan untuk menggali potensi Kudus untuk meningkatkan ekonomi kreatif dan kesejahteraan masyarakat. Sehingga pada akhirnya masyarakat Kudus mampu bersaing dengan kabupaten.
Bupati Kabupaten Kudus Musthofa yang hadir mengapresiasi penyelenggaraan kirab dandangan ini. Dia menyetujui kirab yang dipusatkan di Kudus Kulon sebagai bentuk mengembalikan budaya. (far/lin)