Takraw Putri Wonosobo Juara

149

WONOSOBO – Tim sepak takraw Kabupaten Wonosobo menorehkan prestasi membanggakan. Pada Kejuaraan Daerah Sepak Takraw Pelajar Jawa Tengah (23-26/6) di GOR Wujil Kabupaten Semarang. tim yang digawangi siswa MTs Maarif Kejajar dan SMU NU Kejajar ini,  jadi jawara. 
Menurut Ketua Persatuan Sepak Takraw Wonosobo Gatot Hermawan, prestasi ini pertama kali diraih tim sepak takraw pelajar Wonosobo dalam ajang ini, sejak keikutsertaannya pada tahun 2004.
“Tim takraw putri Wonosobo diwakili oleh gabungan 2 sekolah, yang selama ini langganan juara takraw di level kabupaten,  yakni MTs Maarif Kejajar dan SMA NU Kejajar,” katanya.
Gatot mengatakan, kejuaraan yang diraih setelah tim takraw yang dimotori Masrifah, 16, asal MTs Maarif Kejajar, berhasil mengalahkan tim Jepara dengan skor 21-04, 21-16. Sayangnya torehan gemilang tim takraw putri, tidak diikuti oleh tim takraw putra yang juga diwakili oleh MTs Maarif Kejajar dan SMA NU Kejajar.
“Tim putra  juara kedua setelah kalah dari tim Kendal dengan skor 21-14, 11-21 dan 15-21,”katanya.
Gatot menambahkan, selama proses pertandingan, pihaknya sempat mengalami kejadian miris. Saat malam semifinal, tanggal 24 Juni malam, sesaat setelah tim takraw putra dan putri dipastikan maju ke babak final, 3 orang dari tim putri dan 1 orang dari tim putra keracunan makanan.
“Akibatnya keempat orang ini harus dirawat di RS Kariadi Semarang selama 2,5 jam. Beruntung keesokan harinya, jelang final (26/6) pagi, kondisi mereka membaik dan bisa tampil di final,”katanya.
Atas pencapaian ini Gatot mengaku optimistis bisa mengembangkan sepak takraw di Wonosobo dan mampu berbicara di level nasional bahkan internasional. Minimal salah satu atletnya bisa lolos di level Asia Tenggara, mewakili Indonesia dalam ajang Sea Games.
Sementara menurut sang pelatih, Ahmad Hamdi yang sehari-hari guru di MTs Maarif, mulai menyiapkan latihan rutin jelang Kejurda Pelajar sejak akhir Mei. Setiap hari, kecuali Minggu, mulai jam 14.00 siang sampai 16.00 sore bertempat di balai Desa Kreo Kejajar ia menggembleng mereka dengan memakai alat seadanya. (ali/lis)