BATANG – Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo meminta notaris selaku Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan Camat sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS) dapat membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Minimnya PAD yang diperoleh Kabupaten Batang mendapat perhatian Bupati. Meski potensi ekonomi cukup besar, hal itu menjadikan Pemkab tidak mampu berbuat maksimal untuk melakukan pembangunan secara cepat dan pembenahan infrastruktur dalam jumlah besar mengingat terbatasnya APBD yang ada.
“Kami dari Pemkab menginginkan seluruh elemen bisa mendukung peningkatan PAD. Karena itu, bagaimana peran notaris selaku PPAT dan camat selaku PPATS juga bisa mendukung harapan tersebut,” ungkap Bupati dalam pertemuan dengan PPAT dan PPATS se-Kabupaten Batang, Jumat (27/6).
Yoyok juga menegaskan, perlu ada komitmen bersama antara Pemkab Batang dengan PPAT/PPATS untuk meningkatkan PAD dari sektor Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Menurutnya, berdasarkan UU No 28/2009, pengalihan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) menjadi pajak Kabupaten/Kota, dan Kabupaten Batang, pengalihan ini telah dilaksanakan secara efektif mulai tahun 2013. Namun, efektif dimulai pada tanggal 1 Januari 2014.
“Saya memahami, jika dalam pengelolaan PBB-P2, saat ini terjadi kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan banyak masyarakat yang merasa keberatan. Namun, peningkatan NJOP ini adalah untuk peningkatan PAD Kabupaten Batang. Saya minta ada komitmen antara Pemkab Batang, dengan PPAT/PPATS, khususnya dalam pengurusan BPHTB, sehingga berpengaruh pada kenaikan PAD Kabupaten Batang. Kemudian, kita tuangkan dalam bentuk draf, yang akan kita bahas bersama, dan kita sepakati bersama,” tegas Yoyok.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Aset Daerah, Kabupaten Batang, Asri Hermawan. Minggu (29/6) menandaskan pihaknya berharap notaris selaku PPAT bisa ikut mendukung harapan Pemkab untuk meningkatkan PAD. Pemkab sendiri akan berusaha melakukan pelayanan yang cepat pada masyarakat. Sehingga, adanya peningkatan pajak juga diimbangi dengan pelayanan yang baik. ”Kita berharap semua yang dilakukan bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kemajuan Batang,” tandas Asri. (thd/ric)