MAGELANG– Tim PPSM Sakti Magelang masih belum memikirkan tentang empat pertandingan sisa. Termasuk strategi dan mengolah kesebelasan macan Tidar itu.       
“Sampai sekarang belum kita pikirkan laga-laga sisa kompetisi. Sekarang kita dan pemain fokus bagaimana supaya hak-hak dipenuhi,” ungkap pelatih PPSM, M Hasan, kemarin.     
Tim pelatih, kata dia hanya menginstruksikan kepada para pemain untuk berlatih sendiri di rumah mereka masing-masing. “Jaga kondisi saja,” ungkap dia.
Hasan mengaku membangun kembali sebuah tim pascalibur panjang tidaklah mudah. “Akan banyak perubahan jadi butuh waktu lama,” kata Hasan.
Apalagi, katanya, selalu dibutuhkan strategi dan taktik yang berbeda di setiap laga. “Pola permainan kan perlu dirubah setiap saat. Tidak bisa sama rata. Jadi butuh kesiapan matang setiap pertandingan,” ungkapnya.     
Terlebih, di sisa laga kompetisi musim ini, PPSM akan main tiga kali di kandang lawan. “Itu tentu tak mudah. Ada Persiku dan PSIS dan Persis yang merupakan laawan berat,” jelas dia.
Namun, hal itu belum bisa disiapkan oleh tim pelatih. Mengingat sampai saat ini manajemen tak kunjung melunasi tunggakan gaji dan bonus pemain. “Kita belum tahu kapan akan latihan,” ungkap Pelatih asal Jawa Timur ini.
Terkait rencana sejumlah uji coba yang akan digelar, juga belum ada kejelasan. Padahal, uji coba itu diperlukan untuk menyiapkan kerangka tim.     
Manajer PPSM Sakti Widarto mengatakan pihaknya belum mendapat solusi soal gaji pemain. (vie/lis)