TEMANGGUNG–Bupati Temanggung, Bambang Sukarno mengatakan, pihaknya akan menggelar pasar murah di 20 kecamatan di Kabupaten Temanggung saat Ramadan tahun ini. Pasar murah digelar apabila harga kebutuhan pasar, khususnya untuk komoditas Sembilan bahan pokok mengalami lonjakan harga di atas nilai kenaikan standar.
“Harga kebutuhan pokok biasanya akan mengalami kenaikan saat Ramadan dan menjelang lebaran. Untuk itu kami telah mempersiapkan pasar murah,” kata Bupati Temanggung, Bambang Sukarno.
Lonjakan harga sendiri dari analisis yang dilakukan Pemkab Temanggung disebabkan oleh tingginya permintaan pasar terhadap komoditas bahan pokok saat ramadhan. Dengan demikian, permintaan yang tinggi dapat memicu naiknya harga barang di pasaran. Salah satu upaya untuk menekan lonjakan harga pasar dengan melakukan operasi pasar murah.
Permintaan pasar akan semakin memicu perkembangan harga apabila barang yang tersedia di pasaran tidak mencukupi. Semakin sedikit barang yang tersedia, maka harga akan mengalami lonjakan sebagaimana hukum pasar. “Hukum pasar, kalau permintaan tinggi, barang sedikit, harga naik, dan sebaliknya. Kita antisipasi agar barang tetap tersedia di pasaran,” katanya.
Ia menjelaskan, langkah pasar murah ditempuh lantaran dengan pasar murah akan mampu menekan angka permintaan pasar terhadap kebutuhan pokok. Dengan permintaan yang dapat ditekan, maka barang di pasar tidak mengalami lonjakan harga tinggi dan ketersediaan barang di pasaran dapat mengalami penurunan permintaan sehingga stok stabil.
Ia mengatakan, untuk pasar murah, pihaknya telah menyiapkan untuk menggelar kegiatan tersebut di sebanyak 20 kecamatan yang ada di daerah penghasil tembakau ini. Kegiatan tersebut teknisnya akan ditangani bersama antara pemerintah kecamatan setempat dengan Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita. “Seperti tahun-tahun sebelumnya,” katanya.
Sedangkan untuk operasi pasar, pihaknya masih memperhitungkan dan melihat perkembangan harga pasar. Apabila harga pasar terjadi kenaikan dengan prosentase diatas 30 persen yang merupakan ambang batas kenaikan wajar, pihaknya akan langsung menggelar operasi pasar.
“Tujuannya agar harga kebutuhan pokok tidak mengalmai lonjakan harga,” tandasnya.
Kalangan DPRD Temanggung mendesak agar Pemkab terus melakukan pemantauan harga di pasaran sehingga apabila terjadi kenaikan dapat langsung dikontrol dan diambil kebijakan. Mengingat saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri, fluktuasi harga pasar mengalami lonjakan yang tinggi. “Kami minta agar Pemkab segera mengambil langkah-langkah antisipasi,” tandas anggota Fraksi Partai Demokrat, DPRD Temanggung, Muh. Taryono. (zah/lis)