TEMANGGUNG–Kepala Kepolisian Resor Temanggung AKBP Dwi Indra Maulana mengimbau masyarakat untuk meningkatkan keamanan saat bulan Ramadan. Sebab, angka kejahatan diprediksi akan meningkat apabila tidak dilakukan langkah antisipasi. Polres Temanggung juga akan aktif menggelar kegiatan operasi untuk menekan angka kejahatan tersebut.
“Kami mengimbau seluruh eleman masyarakat untuk meningkatkan keamanan masing-masing rumah dengan mengunci pintu, mematikan kompor, dan mematikan peralatan listrik saat ditinggal tarawih,” katanya.
Ia mengatakan, saat bulan puasa aktivitas masyarakat, khususnya umat Islam justru meningkat. Hal ini harus dibarengi dengan peningkatan keamanan masing-masing keluarga. “Jangan sampai saat ditinggal tarawih justru kemasukan pencuri atau terjadi kebakaran karena lupa mematikan kompor atau peralatan listrik,” terangnya.
Indra mengatakan, dua bulan menjelang bulan Ramadan, Polres Temanggung terus meningkatkan operasi penyakit masyarakat, antara lain melakukan razia di hotel dan razia penjualan minuman keras.
Pada Mei 2014 melakukan 27 kali razia untuk hotel, losmen, termasuk razia gelandangan dan pengemis. Pada razia di hotel dan losmen berhasil menjaring 26 pasangan tidak resmi dan dilakukan pembinaan. “Selain itu, kami juga merazia penjualan miras dan penjualan togel dan pelakunya dalam proses penyidikan,” katanya.
Kemudian bulan Juni 2014, melakukan razia 14 kali dengan 14 pelanggaran dan menindak empat kali penjualan miras. Ia berharap masyarakat ikut membantu Polri. Karena Polri tidak akan bisa menjalankan tugas dengan baik tanpa peran masyarakat. “Kamtibmas menjadi tanggung jawab bersama, masyarakat berperan aktif untuk memberikan informasi sehingga bisa hidup dan terhindar dari bahaya penyakit masyarakat,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat atau komunitas tertentu tidak usah melakukan kegiatan sweeping terhadap kegiatan yang dianggap meresahkan masyarakat, informasikan saja pada Polri pasti akan ditindak. (zah/lis)