DEMAK – Jajaran Polres Demak terus menggencarkan operasi cipta kondisi dan operasi penyakit masyarakat (pekat). Kemarin malam, polisi menggelar razia dengan sasaran minuman keras (miras), Pekerja Seks Komersial (PSK), narkoba serta senjata tajam (sajam).  Tempat-tempat karaoke, warung remang- remang serta kios – kios yang menjual miras ikut disisir.
Diantara lokasi hiburan malam yang razia adalah karaoke Pelangi Musik yang berada di Desa Kangkung, Kecamatan Mranggen. Di tempat ini, aparat berhasil mengamankan 27 botol miras jenis congyang dan 6 wanita pemandu karaoke (WPK). Diantara WPK yang diamankan, yaitu Put, 20, warga  Rowosari Tengah, Semarang. Kemudian,  Kha, 20, warga Pedurungan Kidul, Semarang, Nil, 19, warga Desa Bandungrejo, Kecamatan Mranggen,  dan Ret, 36, warga Kampung Muktiharjo Kidul, Semarang. Mereka kemudian dibawa ke Mapolres Demak untuk dilakukan penindakan dan dikenai pasal tindak pidana ringan (tipiring). 
Razia ini dipimpin langsung Kasatreskrim Iptu Muh Wafdan Muttaqin serta Kasat Sabhara Iptu Widya Rahmat Jayadi. Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho melalui Kasubag Humas AKP Sutomo mengungkapkan, razia digelar setelah mendapatkan laporan dari masyarakat. Warga merasa resah karena awal bulan Ramadan tempat karaoke justru masih tetap saja buka. Selain itu, masyarakat mengeluhkan adanya tempat karaoke di perkampungan tersebut. Apalagi, kata dia, karaoke tersebut berdiri di sebelah sekolah atau lembaga pendidikan sehingga menganggu proses belajar mengajar. (hib/ric)