Kurma dan Busana Muslim Laris Manis

2669

PEKALONGAN – Bulan Ramadan atau bulan puasa cukup kental nuansa Islaminya karena kaum muslimin benar-benar ingin mengormati bulan penuh berkah ini dengan selayaknya. Sehingga segala macam pernak-pernik berbau khas Ramadhan cukup laris manis di pasaran.

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu pedagang produk khas arab di Jalan Surabaya Pekalongan. “Alhamdulillah penjualan di toko kami meningkat drastis saat Ramadan ini. Terutama kurma, kini sudah terjual ratusan dus. Beda dengan hari-hari biasa, pembelinya selain pedagang kaki lima juga rumah tangga,” ucap pemilik Toko Morowangi Hidayah Yahya.
Kurma yang dijualnya juga berbagai jenis, dari kurma Madinah, sampai kurma holden yang paling murah. Harga jual per dus dengan berat 10 kilogram dijual mulai Rp 170 ribu, Rp 165 ribu, Rp 220 ribu, Rp 380 ribu. Sedang untuk harga eceran per kilo untuk kurma Madinah Rp 45 ribu perkilo, sampai paling murah kurma Holden Rp 20 ribu.
“Harga yang kami tawarkan murah meriah, karena untuk kulakan. Sudah saya terapkan bertahun-tahun. Setiap hari belasan kardus pasti laku. Apalagi saat lebaran ini. Kami juga sediakan kemasan kurma kecil-kecil dengan harga bervariasi sesuai dengan jenisnya,” jelasnya.
Kurma menjadi bisnis yang cukup bagus selama Ramadan. Karena umat muslim bahkan disunahkan saat berbuka dengan makan kurma. Selain memiliki kandungan gizi yang sangat banyak, gula alaminya juga bisa mengganti energi tubuh yang hilang selama seharian berpuasa.
Selain kurma, aneka baju muslim dari baju koko, sarung, kopiah, baju gamis, sajadah dan sejenisnya sangat laris manis di berbagai toko khas Islami di Pekalongan. Salah satu konsumen, Mawaroh, 32 asal Batang mengungkapkan dirinya sengaja belanja pakaian muslim komplit karena ingin selama Ramadhan bisa mengenakan pakaian yang bagus. “Selain untuk tarawih agar setiap salat lebih semangat. Saya tradisikan setiap Ramadan beli selain untuk saya juga untuk suami dan anak saya,” ucapnya. (han/ric)