DEMAK – Panwaskab Demak dan Satpol PP akhirnya mencopoti atribut atau alat peraga kampanye (APK) yang sebelumnya dinilai telah melanggar aturan. Ketua Panwaslu Demak Khoirul Saleh menegaskan, penertiban APK yang bergambar Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK tersebut terpaksa dicabut karena sudah menyalahi ketentuan yang berlaku.
“Ratusan APK sudah kita tertibkan dari tempat terlarang,” ujar Khoirul didampingi Sekretaris Yanto Mulyanto, kemarin. Menurutnya, paling banyak APK yang diambil paksa adalah di tepi jalan raya Pantura Sayung hingga Karangtengah. Selain itu, di jembatan-jembatan Kracaan, dekat lokasi lembaga pendidikan dan lokasi lainnya. Dia menambahkan, APK yang telah disita Panwas kini dikumpulkan. Karena itu, bila dari tim sukses masing-masing capres cawapres ingin mengambilnya, maka bisa ke panwas. “Hanya saja, APK tersebut tidak boleh lagi dipasang ditempat yang dilarang,” katanya. (hib/ric)