2 Tim Pemenangan Gelar Aksi Damai

94

KENDAL—Dua tim pemenangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di Kendal menggelar aksi deklarasi damai. Baik dari tim pemenangan Jokowi-JK maupun Prabowo-Hatta sepakat akan menjaga perdamaian selama masa kampanye maupun pelaksanaan Pilpres pada 9 Juli 2014.
Selain deklarasi damai, kedua tim pemenangan bersama-sama parpol peserta pemilu dan tokoh lintas agama juga menggelar doa bersama. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi konflik antar pendukung pasangan capres dan cawapres. Aksi tersebut sekaligus sebagai bukti untuk menunjukkan kepada seluruh lapisan masyarakat akan pemilu yang damai. Yakni siapapun yang terpilih sebagai presiden dan wakil presiden pada pemilu nanti akan harus dihormati.
Selain itu aksi dilakukan untuk meredam dan mengantisipasi konflik antar pendukung tim pemenangan kedua pasangan capres dan cawapres yang mulai memanas belakangan ini. Deklarasi dibacakan tim pemenangan kedua pasangan serta enam tokoh perwakilan agama
Deklarasi yang digelar di halaman Polres Kendal dilaksanakan juga untuk mencegah konflik dan benturan antara kedua pendukung pasangan. Aksi tersebut difasilitasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal dengan Forum Kerukunan Umar Beragama (FKUB) Kendal.
Kedua tim pemenangan sepakat menjaga ketenteraman dan keamanan selama pelaksanaan Pilpres. “Menjaga kedamaian dan ketenteraman adalah tugas pokok kepolisian, namun demikian harus ada sinergitas untuk menjaga pada seluruh elemen maupun golongan. Sehingga jika terjadi gejolak dapat kami antisipasi sedini mungkin,” ujar Kapolres Kendal, AKBP Harryo Sugihartono disela aksi, Jumat (27/6).
Menurutnya, aksi tersebut bisa menjadi percontohan di seluruh Kabupaten/Kota di Jateng. Sehingga pada pemilu tidak ada aksi anarkis yang dapat menganggu jalannya pemilu. “Deklarasi damai dan doa bersama ini merupakan sinergitas dan keseragaman program kerja antara kepolisian, pemerintah daerah dan penyelenggara pemilu bisa dilaksanakan sebaik-baiknya,” jelas Kapolres Kendal itu.
Sedangkan doa bersama diikuti oleh seluruh tokoh agama seperti Islam, Katolik, Kristen, Budha, Hindu dan Konghucu maupun aliran kepercayaan. Harapannya, siapapun yang jadi presiden, bisa benar-benar memajukan bangsa dan menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia.
Ketua KPU Kendal, menyatakan sejauh ini persiapan untuk menyongsong pilpres 2014 sudah matang. Rencananya logistik berupa kotak suara, kertas surat suara akan mulai didistribusikan 4-6 Juli ke 20 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). “Sedangkan dari PPK ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 6-7 Juli. Pendistribusian baik dari KPU ke PPK muapun PPK ke TPS akan menggunakan tujuh unit mobil dengan pengawalan petugas kepolisian,” tuturnya. (bud/ric)