Pengunjung Dites Urin, PSK Ditangkap

176

Penertiban Karaoke dan Warung Esek-Esek

DEMAK-Polres Demak, kemarin malam, melakukan razia besar-besaran di tempat hiburan. Utamanya tempat karaoke dan warung esek-esek di sepanjang jalur Lingkar Selatan Kota Demak.
Hasilnya, satu pekerja seks komersial (PSK) ditangkap. Sedangkan, PSK lainnya kabur ke areal persawahan. Sempat terjadi kejar-kejaran dengan petugas. Namun, aparat yang menggunakan lampu senter kalah gesit, sehingga PSK yang telah menguasai medan malam hari berhasil lolos.
Selain mengosek warung remang-remang, aparat juga mengoperasi satu-persatu ruangan karaoke yang menjadi sasaran. Setidaknya ada empat karaoke di Kota Wali yang digerebek. Yakni dua karaoke di jalur lingkar, satu di kawasan stasiun lama dan satu karaoke di dekat rumah dinas bupati dan wakil bupati di Jalan Pemuda Kota Demak.
Operasi dipimpin langsung Wakapolres Kompol Yani. Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho melalui Kasubag Humas AKP Sutomo mengatakan, dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) tersebut, petugas juga melakukan tes urine pada para pengunjung karaoke. Ini dilakukan untuk mengetahui apakah mereka mengonsumsi narkoba atau tidak.
“Sempat ada satu yang sebelumnya terdeteksi positif. Namun setelah dites ulang, ternyata hanya memakai obat sakit kepala,” terang AKP Sutomo.
Karena itu, tes urine tersebut hasilnya masih negatif. Menurutnya, saat di lokasi karaoke, polisi mengecek satu persatu identitas pengunjung, serta menggeledah pakaian, jaket, maupun dompet mereka.  
AKP Sutomo menambahkan, razia akan terus digalakkan dalam menjelang puasa Ramadan ini. “Supaya bisa mengurangi kemaksiatan dan tidak menganggu warga yang sedang puasa,” jelasnya. (hib/ida)