BARUSARI – Gara-gara terpikat ponsel dengan harga murah, Herdian Rudi Pradipta, 19, warga Patempon, Gajahmungkur malah tekor. Uang Rp 3 juta miliknya lenyap setelah tertipu toko daring (online, Red) di media sosial Facebook. Merasa dirugikan, ia akhirnya melaporkan lelaki yang mengaku bernama Ridwan Saifullah.
Penipuan bermula ketika Herdian hendak mencari ponsel melalui media internet, Senin (23/6) lalu. Setelah lama mencari, ia menemukan ponsel merek Oppo Piano yang ditawarkan dengan harga Rp 600 ribu. ”Harganya murah sekali, makanya saya langsung tertarik,” akunya.
Ia lalu menghubungi si pengiklan dan menanyakan barang tersebut. Terlapor meminta untuk mentransfer sejumlah uang sebagai tanda jadi pembelian. Tanpa curiga, Herdian mendatangi ATM BRI di Jalan Pandanaran dan ATM Bank Mandiri di RS Kariadi. ”Saya transfer tiga kali, sampai total jumlah Rp 3 juta. Katanya barang akan segera dikirim,” imbuhnya.
Usai mengirim, Herdian menunggu barang belanjaannya. Sayang, sampai Selasa (24/6) barang tidak kunjung datang hingga membuatnya mulai gelisah. Padahal terlapor menegaskan barang akan sampai dalam jangka waktu satu hari. Penasaran, Herdian mencoba menghubungi nomor terlapor. ”Tapi nomornya sudah tidak aktif.(fth/ton/ce1)