PKL Seluruh Batang Tolak Digusur 


2719

Berharap Prabowo-Hatta Menang


BATANG–Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di seluruh Kabupaten Batang, menolak digusur dan ingin diperdayagunakan. Penolakan tersebut dituangkan dalam gerakan PKL Batang Bersatu Menangkan Prabowo–Hatta, di Pasar Sambong Jalan Kiai Sambong, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, kemarin (24/6).
Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia, Ali Mahsun M Biomed mengatakan bahwa alasannya mendukung pasangan Capres-Cawapres Prabowp-Hatta nomor urut satu itu karena pasangan tersebut dinilai mampu melindungi para pedagang kaki lima.
”Dibutuhkan pemimpin yang berani mengambil risiko dan berkorban untuk kepentingan masyarakatnya, termasuk nyawa sekalipun. Selain itu, Prabowo merupakan sosok yang jujur, apa adanya, tulus mengabdi kepada masyarakat,” katanya kemarin.
Sementara sosok Hatta dikenal dekat dengan para pedagang kali lima. Sebab Hatta merupakan Ketua Dewan Pembina PKL Indonesia. ”Hatta selalu membela pedagang kecil seperti pedagang kaki lima. Dia (Hatta, red) selalu melarang untuk menggusur PKL, namun menatanya dengan baik dan rapi serta diberdayakan,” ujarnya.
Pihaknya menegaskan, agar para pedagang kaki lima yang berada di Batang dan sekitarnya memilih pasangan yang diusung oleh Koalisi Merah Putih itu. ”Saya mewajibkan agar para PKL di sini (Batang, red) untuk memilih Prabowo–Hatta pada Pilpres 9 Juli nanti. Sehingga kami harapkan di Batang bisa meraih minimal 65 persen suara untuk Prabowo – Hatta. Sebab hanya pasangan nomor 1 itu yang peduli dengan para PKL,” tandasnya.
Menurutnya, jika pasangan nomor urut satu itu menjadi presiden dan wakil presiden, akan dibentuk undang-undang yang mengatur pelarangan penggusuran para PKL. ”Jadi kami para PKL akan terlindungi. Selama ini, PKL masih dipandang sebelah mata dan dimarginalkan. Sehingga sering digusuri oleh pemerintah. Selain itu, nantinya juga akan ada bantuan modal bagi para pedagang kaki lima, kalau Prabowo – Hatta menang,” tambahnya.
Sementara salah seorang pedagang kaki lima asal Kampung Bleder, Kelurahan Tegalsari, RT 6/IV, bernama Kasihati, 35, membenarkan masih sering diusir oleh petugas Satpol PP.
”Masih sering diusir Satpol PP kalau pas jualan di Alun-alun Batang. Semoga kalau pak Prabowo menang, hidup PKL lebih sejahtera. Saat kami jualan juga tidak lagi diusiri oleh Satpol PP. Jadi bisa jualan dengan tenang,” kata ibu dua anak yang biasa berjualan es dawet itu.
Launching gerobak pemenangan Prabowo–Hatta diikuti oleh ratusan pedagang kaki lima yang biasa berjualan di sekitar Kabupaten Batang dan ratusan simpatisan pasangan nomor urut satu di sekitar pasar. Selain launching, para relawan PKL Batang juga melakukan pembubuhan tanda tangan sebagai bentuk dukungan dan penggalangan dana saweran untuk dana kampanye pemenangan Prabowo-Hatta. (han/ida)