32.1 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Pertontonkan Video Porno, Kakek Ditangkap

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

MAGELANG – Polres Magelang menangkap warga Kampung Sempolon, Kelurahan Kemirirejo karena diduga memperlihatkan gambar video porno kepada anak-anak di bawah umur. Tersangka adalah seorang pedagang makanan minuman bernama Sabar Supono, 64.
Ia dilaporkan oleh guru bimbingan konseling (BK) SMP Pantekosta kepada Polres Magelang karena dianggap merusak moral murid-muridnya yang masih di bawah umur dengan mempertontonkan video porno.
Kapolres Magelang Kota AKBP Tommy A Dwianto melalui Kasubag Humas AKP Esti Wardiani menuturkan, penangkapan Sabar dua pekan lalu merupakan tindak lanjut dari laporan guru BK SMP Pantekosta.
“Guru BK itu melaporkan kepada kami setelah menerima laporan dari peserta didiknya jika ada seorang pedagang yang sering mempertontonkan video porno. Kamipun menindaklanjuti laporan tersebut,” katanya (24/6) kemarin.
Esti menambahkan, kakek-kakek yang sehari-hari berjualan minuman dan makanan itu dijerat pasal 37 Jo 32 UU RI No 44 Tahun 2008 tentang menyimpan, mempertontonkan, dan mengedarkan pornografi dengan ancaman hukuman di bawah lima tahun.
“GD dan KR adalah dua siswa yang menjadi korban. Mereka mengaku diberi tontonan video porno oleh pelaku dengan meminjamkan handphonenya ke anak-anak yang lain dengan tujuan agar menjadi pelanggan dagangannya,” ujarnya kepada Radar Kedu.
Esti menambahkan, berdasarkan pengakuan pelaku hal itu bentuk pelampiasan. Karena tersangka tidak bisa melakukan adegan seperti yang ada di video, sehingga lebih memilih mempertontonkan kepada orang lain khususnya anak sekolah. “Sabar mengaku, video porno itu didapat ketika dia membeli memory card (MMC) handphone bekas dari seseorang di Alun-alun Kota Magelang. Harganya hanya Rp 15.000 dan baru diketahui tiga bulan kemudian ada video-video porno di dalamnya,” paprnya.
Dari kejadian ini, Esti mengimbau kepada semua masyarakat, khususnya orang tua dan guru untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak. Tidak hanya saat belajar namun saat bermain juga dan selalu memberikan bimbingan kepada anak, supaya selalu melakukan tindakan yang positif dan tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Penting sekali menanamkan nilai-nilai agama dan moral kepada anak, supaya terhindar dari hal-hal yang negatif. Semoga dengan kasus ini kita semua tahu, bahwa ancaman terbesar anak dari luar rumah dan sekolahan. Maka, harus meningkatkan pengawasan. Harapannya, tidak ada hal seperti ini terjadi lagi,” tandasnya (mg4/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Jadi Cantik setelah Potong Rambut

SIMPANGLIMA — Sebanyak 247 anak berkebutuhan khusus dari Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Semarang mendapatkan layanan potong rambut gratis, Senin (20/1). Pelayanan dari sebuah...

Ribuan Lampion Hiasi Langit Semarang

SEMARANG - Ribuan lampion menghiasi langit Semarang, Sabtu (30/5) malam. Masyarakat pun tak ingin ketinggalan menyaksikan event tahunan tersebut. Tak ayal, kawasan Banjir Kanal...

Duta Wisata Jangan Hanya Penerima Tamu

BATANG-Nurkholis, 17, warga Kecamatan Banyuputih dan Riska Ratna, 16, warga Kecamatan/Kabupaten Batang, Sabtu (15/8) malam terpilih sebagai Duta Wisata Kabupaten Batang 2015. Keduanya menyisihkan...

Penggunaan Tol Bawen-Salatiga Dipaksakan

UNGARAN-Penggunaan jalur mudik di ruas tol Bawen-Salatiga dinilai terlalu dipaksakan. Pasalnya jalur tersebut masih dalam proses pembangunan. Terlebih rambu dan penerangan jalan juga belum...

More Articles Like This

- Advertisement -