Muatan Berlebih Truk Tabrak Truk

184

MUNGKID– Sebuah truk bermuatan melebihi tonase terlibat kecelakaan di Jalur alternatif Magelang-Kulonprogo tepatnya di  Dusun Pucungan, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, kemarin siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun jalur itu sempat terputus selama tiga jam.     
Menurut keterangan yang dihimpun koran ini, kecelakaan bermula saat truk dengan nomor polisi H 1769 FS yang memuat pasir berlebih mengalami patah as roda. Kemudian meminta bantuan truk AA 1797 BF supaya muatan dipindah.
Saat proses pemindahan pasir, tiba-tiba dari arah Kulonprogo sebuah truk juga mengangkut pasir melintas. Sesampainya ditanjakan, truk tidak kuat akibat muatan berlebih. “Truk itu akhirnya mundur dan menabrak truk yang as-nya patah. Lalu benturan itu mengakibatkan truk yang sedang diisi pasir masuk ke jurang,” kata Yamudi, salah satu saksi mata.  Akibat tabrakan itu truk nomor polisi H 1769 FS juga terbalik dan memenuhi badan jalan. “Sama-sama muatan berlebih. Karena pasirnya melebihi batas bak,” ungkap Doni saksi lain.     
Akibat peristiwa tersebut, jalan sempat mengalami kemacetan panjang
selama tiga jam. Baik dari arah Borobudur maupun Kulonprogo.  Saroji, warga lainnya menambahkan, jalan itu memang kerap dilintasi truk pasir.
Bahkan setiap harinya mampu mencapai lebih dari 300 kendaraan yang lewat. Tepat di tanjakan Dusun Pucungan, hampir tiap minggu dipastikan ada truk yang mengalami mogok karena patah as.       
“Kebanyakan ya patah as. Kemungkinan karena muatan yang dibawa melebihi aturan atau over tonase,” kata Saroji.  Menurut dia, jalur itu menjadi alternatif para sopir truk untuk menghindari melewati jalan raya Magelang-Jogjakarta. Selain lebih jauh sopir juga mungkin enggan bayar retribusi.   “Sebagian besar truk yang lewat sini berasal dari Semarang, Kudus, Wonosobo, dan daerah lainnya,” pungkas Saroji.     
Kasatlantas AKP Jamal Alam mengatakan pihaknya masih menyelidiki kejadian itu. Namun dia menduga kecelakaan terjadi karena truk pasir membawa muatan berlebih.     
Menurut dia, truk yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan langsung menghilang usai tak kuat naik di tanjakan. “Kita selidiki dulu,” ungkapnya. (vie/lis)