BENDAR DUWUR — Sebanyak 510 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, Sabtu (21/6) lalu menggelar Seminar Hasil Studi Lapangan di Provinsi Bali. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemegang kebijakan.
”Jadi kegiatan ini selain untuk kepentingan mahasiswa itu sendiri nantinya dapat menjadi masukan atau saran bagi pemegang kebijakan sehingga terbentuk masyarakat yang yang taat hukum. Karena negara Indonesia itu negara hukum,” ungkap Dekan Fakultas Hukum Bambang Joyo Supeno usai seminar yang berlangsung di Aula Fakultas Hukum Untag Kampus Merah Putih Jalan Pawiyatan Luhur Bendan Duwur, Semarang.
Lebih lanjut Bambang mengatakan selain melakukan kunjungan, Fakultas Hukum Untag Semarang juga melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi lainnya seperti Universitas Mahasaraswati (Unmas) serta Universitas Udayana Bali. ”Bahkan di perguruan tinggi tersebut juga dilakukan seminar nasional, harapannya agar mahasiswa menjadi tahu dan mengerti tentang permasalahan hukum serta pertanahan di sana,” akunya.
Ketua panitia Nunung Nugroho mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari studi lapangan yang dilakukan oleh mahasiswa di Bali. ”Setelah mahasiswa membuat laporan maka selanjutnya mahasiswa mempresentasikan di hadapan dosen,” katanya.
Nunung menjelaskan, daya tarik Bali bukan hanya karena faktor keindahan alam, tetapi juga kehidupan adat istiadat, ketersediaan fasilitas pendukung pariwisata yang sangat memadai serta aksesibilitas dalam berbagai bidang. ”Sehingga kami melakukan studi banding yang dilakukan beberapa waktu lalu dengan tujuan untuk mengkaji berbagai objek kunjungan studi, terutama yang berkaitan dengan penegakan hukum di Bali,” katanya.
Humas Fakultas Hukum Untag Semarang Hudi K. Sabowo mengatakan ada beberapa objek studi lapangan yang dikunjungi oleh mahasiswa. Di antaranya Polda Bali, Pemkab Badung, Kejaksaan Tinggi Bali, Bea Cukai, desa adat Panglipuran. Sedangkan untuk objek wisata di antaranya Bedugul, tanah adat, Kuta Bali, Pasar Seni Sukowati serta menonton pertunjukan Barong.
Laporan dibuat mahasiswa secara berkelompok. Contohnya kelompok I mengangkat judul Tinjauan Yuridis terhadap Penguasaan Tanah oleh Orang Asing di Bali menurut Hukum Pertanahan Indonesia. (hid/sct/ton/ce1)