Hari Pertama PPD Online

SEKAYU – Ribuan calon siswa kemarin mulai mendaftar di hari pertama penerimaan peserta didik (PPD) 2014 online untuk jenjang SMA di Kota Semarang. Berdasarkan pantauan Radar Semarang, Senin (23/6) hingga pukul 16.00 kemarin, pendaftar terbanyak PPD sementara terjadi di SMA Negeri 5 Semarang dengan jumlah pendaftar 979 calon siswa. Sedangkan jumlah pendaftar terkecil di SMA Negeri 10 Semarang sebanyak 312 calon siswa.
Kepala SMAN 3 Semarang Bambang Nianto Mulyo mengatakan, dalam PPD online 2014, calon siswa sudah bisa melakukan pendaftaran sejak 23 Juni pukul 00.00. Pendaftaran dilakukan melalui laman ppd.semarangkota.go.id. “Mulai tanggal 24 Juni calon siswa melakukan verifikasi data ke sekolah,” katanya, Senin (23/6).
Menurutnya, jika calon siswa atau wali murid mengalami kesulitan teknis saat melakukan pendaftaran via online, yang bersangkutan bisa langsung datang ke sekolah. Dia mengatakan, pihak sekolah akan membantu dan melayani mulai pukul 07.30-13.00. Pelayanan tersebut diberikan selama pendaftaran dibuka. “Khusus untuk SMAN 3, kami sudah menyiapkan enam loket untuk membantu pendaftaran online,” ungkapnya.
Bambang mengatakan, pihaknya juga menyiapkan beberapa tenaga operator untuk membantu calon siswa melakukan pendaftaran online. Menurutnya, pendaftar akan didampingi sehingga jika ada kesalahan bisa langsung dibetulkan. “Mudah-mudahan tak ada kendala selama pelaksanaan PPD 2014,” harapnya.
Dikatakan, hingga pukul 16.00 kemarin, sudah sebanyak 956 calon siswa yang mendaftar di SMA Negeri 3. Sekolah ini akan menerima peserta didik baru sebanyak 488 siswa.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin mengatakan PPD Kota Semarang untuk jenjang SMA mulai dibuka sejak Senin (23/6) kemarin mulai pukul 00.00. Sedangkan untuk jenjang SMK pada Rabu (24/6) kemudian disusul SMP pada Minggu (29/6) mendatang.
“Untuk jenjang SMA, pendaftaran bisa dilakukan hingga Kamis (26/6) mendatang, sedangkan verifikasi data dan pengesahan pendaftar dilakukan mulai 24-27 Juni,” paparnya.
Untuk proses verifikasi pendaftaran ini dibutuhkan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) atau Surat Keterangan Hasil Ujian Sementara (SKHUS). Sebelumnya, para siswa dipastikan sudah mengisi formulir pendaftaran online sebelum datang ke sekolah pilihan masing-masing untuk melakukan verifikasi.
“Sudah saya instruksikan kepada masing-masing sekolah untuk menerbitkan SKHUS yang digunakan sebagai verifikasi,”katanya.
Menurutnya, sistem pendaftaran online tahun ajaran 2014-2015 yang digunakan sudah memuat data hasil ujian nasional. “Jadi, sistem yang dipakai ini sudah memuat data calon siswa. Pendaftar tinggal masukkan nomor ujian saja nanti sudah keluar nilai ujian nasional dan ujian sekolahnya berapa. Tinggal nanti dilakukan verifikasi dengan SKHUN atau SKHUS itu,” jelasnya.
Ditegaskan, tahun ini, penerimaan perserta didik baru tak melalui tes masuk, kecuali untuk SMK. Di samping itu, tak hanya ujian nasional atau ujian sekolah (US) saja yang dipertimbangkan, nilai rapor selama berada di jenjang pendidikan sebelumnya juga diperhitungkan sebagai dasar penerimaan peserta didik.
Di jenjang SMP dan SMA, jelas dia, nilai rapor berpengaruh 30 persen. Sedangkan nilai Unas dan US berpengaruh 70 persen. Sementara untuk seleksi jenjang SD, berdasarkan usia. Pertimbangan lain adalah tambahan penilaian berupa nilai kemaslahatan (NK), untuk anak pendidik atau guru dan anak tenaga kependidikan. Juga tambahan nilai lingkungan (NL) dan tambahan nilai prestasi (NP). NK, NL dan NP diberikan secara terukur dan diatur dalam peraturan wali kota. Perhitungan sedikit berbeda pada PPD SMK. 70 persen nilai Unas dan 30 persen nilai sekolah digabung menjadi nilai ujian sekolah. Gabungan nilai itu berpengaruh 65 persen, disamping 35 persen nilai tes khusus dan NK, NL, dan NP.
Seperti diketahui, selama masa pendaftaran meski data telah diverifikasi, siswa masih dapat melakukan pindah sekolah dengan cara datang ke sekolah pendaftar sebelumnya untuk melakukan cabut berkas. Setelah melakukan cabut berkas, siswa dianggap sebagai peserta yang belum terdaftar.
Untuk mendaftar lagi, calon siswa harus kembali mengulang pendaftaran dengan membuka menu pendaftaran di website PPD Kota Semarang. PPD online tahun ini, digelar di 3 TK, 333 SDN, 41 SMPN, 16 SMAN, dan 11 SMKN di Kota Semarang. (mg1/aro)