SEMARANG – Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kian membaik, berimbas positif pada perusahaan jasa pengiriman barang. JNE misalnya, tahun ini bahkan berani menargetkan pertumbuhan 40 persen dari tahun sebelumnya. Cabang-cabang baru pun dibuka guna memenuhi target serta kebutuhan konsumen.
“Tahun lalu untuk nasional kita bisa mencapai 6 juta kiriman per bulan. Tahun ini ditargetkan tumbuh 40 persen,” ujar Executive Director JNE Johari Zein di sela peletakan batu pertama pembangunan gedung operasional PT JNE Cabang Semarang, akhir pekan lalu.
Ia mengaku optimistis dapat memenuhi target tersebut mengingat pertumbuhan ekonomi yang kian membaik. Selain itu beberapa tahun terakhir kebutuhan konsumen akan jasa pengiriman juga terus meningkat. “Beberapa bulan terakhir ini per bulan sudah mencapai 7 juta pengiriman. Trennya akan terus meningkat hingga menjelang lebaran hingga akhir tahun,” paparnya.
Pertumbuhan ini, juga terjadi di cabang-cabang di daerah. Bila awal pembukaan didominasi oleh Jakarta dan sekitarnya, kini daerah memiliki kontribusi yang cukup terlihat. Kalau dulu Jakarta dan daerah 60 banding 40. Sekarang kontribusi daerah bisa 50 banding 50.
Di Semarang, penambahan kantor cabang juga mampu mendongkrak pendapatan. Salah satunya cabang baru di Semarang yang berlokasi di Jalan Kumudasmoro Tengah. “Sebelumnya per hari kami bisa mengirim 5 ribu hingga 6 ribu paket. Dengan adanya cabang baru ini ditargetkan per hari setidaknya bisa mencapai 8 ribu hingga 9 ribu pengiriman,” tegas Kepala Cabang JNE Semarang Murah Lestari.
Ia juga menambahkan, pertumbuhan ini, bukan karena mengambil konsumen kompetitor. Namun lebih pada peningkatan kebutuhan konsumen serta berbagai inovasi layanan yang ditawarkan. “Kami menumbuhkan konsumen bukan merebut. Kami juga bersanding bukan bertanding,” bebernya. (dna/smu)