TANTANGAN yang dihadapi setiap pebulutangkis muda adalah naik kelas pertandingan. Demikian halnya yang dialami dengan Dimas Wahyu Dzalis Riski, pemain binaan PB Remaja Demak. Pada kejuaraan Djarum Foundation Bulutangkis Kejurkab Kota Wali Cup 2014, Dimas harus bersaing dengan pemain baru karena ia baru saja naik kelas, dari sebelumnya kelompok umur anak-anak, naik ke usia pemula.
Namun tantangan ini berusaha dijawab dengan rasa percaya diri, serta kemampuan yang terus ditingkatkan. Turun di kelompok pertandingan baru, Dimas mampu melaju hingga babak dlapan besar. Di babak penyisihan sebelumnya, pemain yang pernah meraih juara dua kelompok usia dini, juara tiga kelompok anak-anak dan terakhir menjuarai Popda Kabupaten Demak 2013 ini, mampu memenangi laga dengan straight set. Dimas menang 21-13, 21-11 atas Ichwan. “Main berusaha tenang, sambil mengikuti intruksi pelatih. Tapi memang tantangannya lumayan berat dari kelompok anak-anak,”ungkap Dimas yang mengidolakan Simon Santoso, Sabtu sore kemarin saat menunggu giliran berlaga di babak delapan besar.
Pelatih PB Remaja, Joko, menuturkan, Dimas memiliki keunggulan dengan pukulan yang lengkap. Permainannya juga mampu menempatkan bola pada posisi yang menyulitkan lawan. “Secara teknis sudah bagus. Hanya memang posturnya kecil. Karena itu akan diimbangi dengan fisik supaya bisa mengimbangi,” ujarnya. (fiq/smu)