Unggulan Usia Dini Tuan Rumah Melenggang

158

MAGELANG – Perhelatan Djarum Foundation Bulutangkis Multi Cabang Kabupaten/Kota Se-eks Karesidenan Kedu 2014 digeber mulai Kamis (19/6) pagi kemarin di GOR Samapta, Sanden Kota Magelang. Sebanyak 250 lebih atlet bulutangkis yang berdomisili di wilayah eks Karesidenan Kedu, mengikuti kejuaraan bergengsi tersebut.
Tanpa diawali upacara seremonial, jadwal pertandingan digulirkan dengan babak penyisihan kelompok umur. Sesi awal menyuguhkan laga tunggal kelas usia dini dan dilanjutkan anak-anak putra maupun putri. Dari hasil sementara pertandingan sore kemarin, atlet tuan rumah Kota Magelang yang menduduki posisi unggulan di dua kelompok tersebut, tidak kesulitan menembus penyisihan.
Pada kelompok umur tunggal usia dini putri, unggulan satu Deswanti dari Perkumpulan Bulutangkis (PB) Wiratama Magelang sudah memastikan tampil di babak delapan besar setelah mengalahkan Ardelia (PB Garyda Jaya Purworejo) 21-5, 21-9.
Unggulan dua Indnes dari PB Surya Tidar Magelang, juga tidak kesulitan mendapatkan kesempatan yang sama, setelah mengalahkan Naylah (PB Sadewo Yunior Purworejo) 21-14, 21-4. Di bagian putra, unggulan satu Nahyan (PB Wiratama Magelang) melewati penyisihan dengan menundukkan Iqbal (PB Garuda Jaya Purworejo) 21-10, 21-6. Jona Rangga (PB Surya Tidar Magelang) di posisi unggulan dua, juga menang atas Aryanto (PB Tuna Perkasa Wonosobo) 21-10, 21-6.
Adapun hasil penyisihan kelompok tunggal anak-anak, di bagian putra unggulan satu Safran asal PB Surya Tidar Magelang tidak kesulitan mengaman tiket delapan besar dari Vian (PB Wiratama Magelang), lewat poin 21-5, 21-4. Sementara Lintang (PB Wiratama Magelang) sebagai unggulan dua, masih menunggu pertandingan perebutan delapan besar melawan Daffa (PB Surya Tidar Magelang), yang sebelumnya menghentikan langkah Yoga (PB Harapan Jaya Magelang). Di bagian putri, hingga sore kemarin masih menggelar babak penyisihan lanjutan.
Dari perolehan tersebut, official tim PB Surya Tidar Magelang Sutono merasa puas dengan pencapaian awal anak didiknya tersebut. Indnes dan Jona Rangga sebagai anadalan di kelas usia dini, ditargetkan bisa masuk final. “Rangga prestasinya menonjol di kejurkot, jadi kami harapkan menembus final dan bisa juara. Kalau Indnes kami kira maju final sudah cukup baik. Semoga dia juga juara karena ini terakhir main di jenjang usia dini,” ungkapnya.
Sementara itu, selain para pemain tuan rumah, beberapa wakil daerah lainnya di kelompok tunggal usia dini putri mampu mengamankan kesempatan untuk melaju ke babak selanjutnya. Dania dari PB Sadewo Yunior Purworejo dan Kharisma dari PB Bina Pratama Kebumen, pemain unggulan tiga dan empat, juga meraih tempat delapan besar. Persaingan perebutan empat besar di kelompok inipun bakal seru. Pelatih kepala PB Sadewo Yunior Purworejo, Saeful, mengaku optimis anak didiknya dapat bersaing. “Penilaian kami bakal ada kejutan di delapan besar usia dini putri. Sebagaian besar yang tampil saat ini hampir merata kemampuannya,” pungkasnya. (fiq/lis)