SEMARANG – Sebagian wilayah di Semarang, Grobogan, dan Kudus mengalami listrik padam serentak selama kurang lebih lima jam sejak pukul 09.00 kemarin. Hal itu disebabkan oleh Inter Bus Transformer (IBT) 3 atau trafo distribusi PLN yang berada di gardu induk PLN Ungaran kelebihan beban alias overload.
Humas PLN Jateng dan DI Jogjakarta Reffy Sangi mengatakan, trafo distribusi PLN di Ungaran kelebihan beban hingga mengalami trip. Akibatnya, listrik di beberapa daerah padam. ”Kelebihan beban sehingga trip. Trafo distribusi Ungaran itu dipasok dari PLTU Rembang,” jelas Reffy saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (20/6)
Ia menambahkan, padamnya listrik akibat trip terjadi di sebagian daerah di Semarang, Kudus, dan Grobogan. Begitu listrik padam, lanjut Reffy, petugas langsung berusaha memperbaiki.
Hal senada diungkapkan Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN, Supriyono. Dia mengatakan, padamnya listrik terjadi di Kota Semarang, Kudus, Demak, Grobogan, hingga ke sejumlah daerah lainnya di Pantura disebabkan tingginya penggunaan daya listrik yang terjadi di Jateng hingga mengalami overload pada salah satu trafo di gardu induk PLN Ungaran, yakni di trafo IBT 3 Ungaran. Kondisi tersebut terjadi mulai sekitar pukul 09.00.
”Trafo pada IBT 3 Ungaran tidak mampu menampung beban yang cukup tinggi, sehingga overload dan membuat listrik padam total di Semarang dan sekitarnya,” katanya.
Menurutnya, dibutuhkan waktu kurang lebih 1 jam untuk menormalkan kembali trafo tersebut. Adapun penormalan dilakukan secara bertahap. ”Untuk penormalan ini, PLN terpaksa juga melakukan jumper dari gardu lain di mana pasokan listrik diambil dari PLTU Rembang,” ungkapnya.
Padamnya listrik tersebut, lanjut Supriyono tidak hanya terjadi di wilayah Semarang tetapi juga hingga kawasan Pantura dan sekitarnya. ”Situasi serupa pernah terjadi pada tahun 2013 lalu, namun penyebab listrik mati karena kerusakan mesin IBT,” ujarnya.
Dengan kondisi demikian, lanjutnya, PLN, meminta maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Sementara itu, sebagian warga di Semarang mengeluh dengan padamnya listrik tersebut, bahkan di RSUP dr Kariadi Semarang, pengunjung sempat terjebak di lift beberapa saat tapi saat ini sudah bisa keluar. ”Penunggu pasien yang di lift Garuda. (Paviliun Garuda) sempat terjebak. Tapi, tak berapa lama sudah bisa keluar setelah genset rumah sakit menyala,” kata seorang sumber. (dna/aln/aro/ce1)