Pedagang Dipindah di Pecinan

138

DEMAK-Dugderan atau tradisi megengan sehari menjelang puasa Ramadan pekan depan lokasinya dipindahkan. Bila semula bertempat di Alun-Alun Kota Demak, mulai tahun ini, kegiatan tahunan menyambut bulan Ramadan tersebut digeser ke kawasan Pecinan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), M Ridwan mengungkapkan, Alun-Alun depan Masjid Agung Demak akan tetap disterilkan dari pedagang.
“Meski digeser lokasi, saya berharap gelar budaya sambut Ramadan ini tetap meriah. Ini sebagai bentuk kegembiraan kita sebagai kaum muslim,” ujar dia di kantornya, kemarin.  
Untuk meramaikan dugderan itu, pojok Alun-Alun akan dipasang seperangkat alat musik. Musik ini akan mengiringi pesta budaya yang menampilkan berbagai atraksi kesenian tradisional termasuk seni barong. Selain parade seni, megengan tersebut biasanya juga akan dipenuhi pedagang makanan khas Demak. Seperti, lontong opor atau sayur, sate keong maupun nasi pecel.
“Sedangkan untuk arus lalulintas yang dari arah Kudus dialihkan mulai Jembatan Kracaan. Sebaliknya, juga bisa melalui jalan Pemuda,” katanya.
Terkait pemindahan lokasi dugderan ini, telah disampaikan ke setiap kecamatan dan kelurahan di Demak. (hib/ida)