Gagal Nyalip Kendaraan di Depannya

DEMAK-Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) terjadi di Jalan Raya Pantura, tepatnya di Desa Karangtowo, Kecamatan Karangtengah, kemarin pagi sekitar pukul 05.00. Lakalantas tunggal ini dialami truk Fuso nopol B 9544 BEU. Akibatnya, pengemudi truk (asli), Tuzaeni, 45, warga Bandar, Batang, tewas terjepit kabin kepala truk.
Moncong truk sendiri hancur setelah menghantam tiang reklame baliho yang berdiri di tepi jalan raya padat kendaraan tersebut. Peristiwa ini bermula ketika truk melaju dari arah Demak menuju Semarang. Namun, sesampainya di lokasi kejadian, truk yang dikemudikan kernet (sopir cadangan), Nuryaeni, 36, yang juga warga Batang tersebut tiba-tiba menabrak tiang reklame.
“Semula saya akan menyalip sebuah truk di depan saya. Namun, tidak diberi kesempatan. Saya kemudian banting stir ke kiri, tapi kemudian menabrak tiang reklame,” ujar Nuryaeni yang menggantikan posisi rekannya, Tuzaeni sebagai sopir cadangan.
Setelah menabrak tiang itulah, Tuzeni langsung tewas. Hingga beberapa lama, korban yang terjepit maupun truk belum bisa dievakuasi lantaran posisinya di tepi jurang Sungai Karangtengah. “Untuk mengevakuasi butuh alat berat,” katanya.
Nuryaeni mengatakan, sedianya truk pemuat infus rumah sakit yang dikemudikan sementara itu berangkat dari Surabaya menuju Jakarta. “Kami sebenarnya mau istirahat. Tapi, belum sampai istirahat, kecelakaan lalulintas terjadi,” katanya.
Diduga, Nuryaeni mengantuk. Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho melalui Kanitlaka Satlantas Polres Demak, Ipda Margono menuturkan bahwa evakuasi menunggu alat berat.
“Kami khawatir, kalau tidak pakai alat berat truk bisa terbalik ke sungai. Sebab, selain ada muatannya, posisi truk berada di tepi sungai,” ujar dia. (hib/ida)