Main Sweeping, Ormas Ditindak

110

BARUSARI – Organisasi massa atau kelompok masyarakat dilarang menggelar sweeping tempat hiburan saat Ramadan nanti. Termasuk di lokalisasi dan tempat yang menjual minuman keras (miras). Polisi berjanji akan menindak tegas setiap tindakan main hakim sendiri.
Kepala Polrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono mengatakan, Kapolri Jenderal Sutarman sudah menginstuksikan agar menindak tegas ormas yang melakukan sweeping. Sikap tegas ini dilakukan untuk menghormati datangnya bulan Ramadan dan mengantisipasi berbagai aksi kekerasan di lapangan. ”Yang boleh melakukan sweeping kepolisian dan lembaga penegak hukum. Jadi ormas jelas dilarang keras dan tidak diperbolehkan,” katanya.
Anggota ormas yang melakukan sweeping akan langsung ditangkap. Ia tidak segan-segan untuk memproses sesuai hukum jika terbukti melakukan pelanggaran. ”Jika melakukan pidana, pasti akan diproses sampai selesai. Akan kami tindak tegas,” imbuhnya.
Polrestabes Semarang sudah berkoordinasi dengan Pemkot Semarang untuk mengamankan bulan suci Ramadan. Djihartono berharap semua elemen saling menghormati dan menjaga toleransi agar tidak ada gesekan di masyarakat. Ia berharap agar masyarakat menghargai dan menghormati umat muslim yang akan menjalankan ibadah puasa. ”Semua harus terlibat untuk menjaga kerukunan umat beragama. Agar semua bisa berjalan dengan damai,” tambahnya. (fth/ton/ce1)