UNGARAN – Sejumlah guru dan pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Semarang bakal mendapatkan tambahan pendapatan. Sebab, usulan penambahan anggaran belanja tidak langsung pegawai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp 2.905.250.000 disetujui mendahului perubahan APBD 2014 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Semarang, Selasa (17/6) kemarin.
Anggaran tersebut bersumber dari dana penyesuaian tunjangan kependidikan tahun 2014. Selain itu, dalam paripurna DPRD Kabupaten Semarang juga menyetujui pergeseran alokasi belanja sebesar Rp 31.168.849.000 dalam rangka penyesuaian dengan petunjuk teknis DAK tahun 2014 pada Dinas P dan K.
Menurut pejabat pelaksana tugas (Plt) Sekda Kabupaten Semarang, Budi Kristiono, usulan pencairan dana penyesuaian tunjangan kependidikan tahun 2014 di Dinas P dan K adalah Peraturan Menteri Keuangan No 76/PMK.07/2014 tentang pedoman umum dan alokasi dana tambahan penghasilan guru PNSD kepada daerah provinsi, kabupaten dan kota tahun 2014. Tunjangan kependidikan itu berupa pemberian bantuan untuk guru sebesar Rp 250.000 per orang.
“Sedangkan DAK yang diusulkan mendahului perubahan adalah sisa DAK 2013 yang tidak bisa dilaksanakan dan baru akan dilaksanakan 2014. Alokasi belanja dalam rangka penyesuaian dengan petunjuk teknis DAK tahun 2014 pada Dinas P dan K diusulkan mendahului perubahan mendasari Surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 36250/WMP/KR/2014 tentang penyediaan buku kurikulum tahun 2013,” tutur Budi usai paripurna.
Bupati Semarang dr Mundjirin mengatakan pihaknya akan memonitor dan mengawasi pelaksanaan anggaran dua kegiatan di Dinas P dan K tersebut. Pihaknya juga sudah mengintruksikan Dinas P dan K agar bisa melaksanakannya. Sebab jika anggarannya tidak terserap nanti akan menjadi pertanyaan masyarakat.
Sedangkan Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bambang Kusriyanto menjelaskan, bila di Dinas P dan K tersebut tidak mendahului perubahan APBD 2014 maka waktu pelaksanaannya tidak cukup. Dengan sudah disetujuinya anggaran tersebut maka secepatnya bisa dilaksanakan. (tyo/aro)