DEMAK-Sejumlah pedaganga kaki lima (PKL) nekat berjualan di trotoar jalan raya di kawasan Alun-Alun Kota Demak, tepatnya di depan Kantor KPUD Demak Jalan Kiai Turmudzi. Akibatnya, mereka harus rela memindahkan lapak-lapaknya lagi setelah diusir petugas Satpol PP, Selasa (17/6). Larangan bagi PKL berjualan di kawasan pusat Kota Demak itu merupakan harga mati. Karena itu, para PKL diminta mematuhi aturan yang berlaku.
Staf Operasional Satpol PP, Krisantono, menuturkan, beberapa titik di alun-alun yang tidak boleh dijadikan mangkal PKL adalah depan KPUD sampai videotron. Kemudian, kawasan sepanjang jalan Sultan Fatah depan kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan kawasan toko Hartono.
“Kalau kita masih melihat ada PKL yang berjualan di kawasan itu, maka kita ingatkan terus menerus,”ujarnya.
Saat ini, petugas Satpol PP ditempatkan di posko depan Museum Masjid Agung Demak. Mereka sewaktu-waktu berkeliling mengitari alun-alun untuk mengontrol keberadaan PKL. (hib/aro)