PNPM Gali Potensi Industri Kreatif Lokal

144

WONOSOBO – Unit Pengelola Kegiatan (UPK) PNPM Kecamatan Leksono, kemarin (17/6) menghelat gelar potensi industri kreatif lokal. Sejumlah produk yang dipamerkan, merupakan hasil pembinaan dalam meningkatkan potensi di Kecamatan Leksono.
Menurut Ketua UPK PNPM Kecamatan Leksono, Tukirun, sebagai salah satu program unggulan pemerintah untuk penanggulangan kemiskinan, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) memiliki peran dan fungsi sangat vital dalam proses pertumbuhan industri kecil dan menengah.
“Pameran ini sebagai ruang promososi industri kreatif lokal, yang selama ini bermitra dengan UPK,”katanya.
Tukirun mengatakan, UPK Leksono, hingga semester pertama 2014 ini telah mengelola aset sebesar Rp 4,5 miliar , serta terus menunjukkan kinerja positif dengan peningkatan surplus dana hasil kegiatan dari tahun ke tahun.
“Kami masih akan terus bekerja giat demi kemajuan sektor UMKM di Leksono, melalui pendampingan kelompok binaan,”katanya.
Dikatakan, hingga saat ini jumlah UMKM yang didampingi telah mencapai 210 kelompok. Selain itu, UPK juga akan terus memberikan pendampingan kepada para pelaku usaha, agar produk mereka juga bersertifikat penyuluhan industri rumah tangga (P-IRT).
Kepala Desa Sawangan Sistoyo yang juga Sebagai Ketua BKAD (Badan Koordinasi Antar Desa) menambahkan, geliat usaha kecil di Leksono makin hari makin tumbuh. Meski begitu, pihaknya mengakui pelaku usaha belum sepenuhnya bisa berkembang. Beragam produk yang dihasilkan dari penggalian potensi lokal oleh masyarakat Leksono, seperti bosil (ceriping talas), tiwul instan, gula kelapa, nasi jagung instan, hingga aneka kerajinan tangan.
“Namun belum mampu menembus pasar-pasar modern, mengingat keterbatasan sarana dan fasilitasi pemasaran,”katanya.
Menurutnya, salah satu kelemahannya masih kurangnya kemampuan dalam pengemasan produk juga menjadi kendala bagi para pelaku usaha. Dengan menggelar pameran, Sistoyo berharap unsur-unsur terkait seperti Dinas Koperasi dan UMKM maupun unsur perbankan yang turut diundang untuk menyaksikan, akan tergugah untuk membantu peningkatan kualitas produk lokal Leksono.
Camat Leksono Prayitno menegaskan gelaran produk lokal dari industri kecil dan Menengah tersebut bahkan memiliki dimensi lebih luas, dan tak sekadar sebagai sarana untuk promosi produk semata.
“Geliat sektor UMKM di Leksono merupakan modal berharga bagi tumbuhnya jiwa wirausaha mandiri,”katanya. (ali/lis)