PKK Jakarta Pusat Belajar ke Wonosobo

107

WONOSOBO – PKK Kabupaten Wonosobo beberapa tahun terakhir terus mengukir prestasi. Salah satunya dalam pengelolaan administrasi yang menyabet juara nasional. Hal ini, membuat PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat, kemarin (17/6) berkunjung ke kota dingin itu, untuk belajar dan melihat lebih dekat pengelolaan PKK Wonosobo.
Menurut Wakil Ketua II dan IV TP PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat, Sintia Bayu Megantara, kunjungan ke Wonosobo sudah teragenda lama. Diakuinya, prestasi TP PKK Wonosobo, khususnya ketika meraih juara lomba tertib administrasi PKK 2012 membuat pihaknya sangat ingin belajar.
“Dengan belajar dari yang terbaik, kami berharap akan memperoleh hasil terbaik pula,”katanya.
Karena itu, kata Sintia, dia bersama kader-kader PKK Jakarta Pusat yang turut serta dalam kunker tersebut dapat mempelajari secara sungguh-sungguh hal-hal yang dirasa perlu, sehingga ketika kembali ke Jakarta Pusat, dapat mengimplementasikannya.
“Kami datang rombongan berjumlah 70 orang,kami ingin melihat lebih dekat, sehingga mampu mempelajari lebih detail,”katanya.
Ketua PKK Kabupaten Wonosobo Aina Liza mengatakan, bahwa setelah meraih beberapa penghargaan tingkat Provinsi Jateng dan nasional. PKK Kabupaten Wonosobo didaulat sebagai TP PKK model. Konsekuensi yang harus diterima, dalam dua tahun ini, yaitu 2014 dan 2015, TP PKK Kabupaten Wonosobo juga mesti vakum dari berbagai gelaran lomba yang digelar, demi memberikan kesempatan kepada TP PKK lain untuk meraih prestasi serupa.
“Konsekuensi lain yang harus dihadapi sebagai penyandang status TP PKK model, jajaran pengurus pun harus selalu siap menerima kunjungan TP PKK lain yang hendak belajar tentang pemberdayaan kesejahteraan keluarga yang baik,” ujarnya.
Aina Liza Kholiq mengaku, dalam setahun terakhir, pihaknya telah menerima banyak kunjungan TP PKK dari berbagai kabupaten maupun provinsi se-Indonesia. Meski diakui, bahwa pihaknya pun masih terus belajar, kedatangan TP PKK dari berbagai daerah tersebut menuntut jajarannya untuk bisa membagi dan menimba ilmu kepada dan dari para kolega.
“Meskipun tak mengikuti lomba, kegiatan pembinaan dan peningkatan kapasitas kader tak pernah berhenti, baik dari tingkat kabupaten sampai ke desa-desa,” tuturnya.
Kepada TP PKK Jakarta Pusat, Aina juga menguraikan, beberapa capaian membanggakan yang telah ditorehkan. (ali/lis)