Darah AB Habis

55

TEMANGGUNG—Persediaan darah di PMI Temanggung kritis. Bahkan untuk golongan darah AB tercatat habis persedian setiap harinya. Untuk golongan darah yang limit lainnya adalah golongan darah O. Tingginya permintaan rumah sakit terhadap bank darah PMI dipicu kebijakan BPJS yang memberikan ruang akses darah ke PMI lebih luas.
“Sejak pemberlakukan BPJS permintaan darah setiap hari meningkat. Bahkan kita seringkali kehabisan stok darah,” kata petugas PMI Temanggung, Tasrif.
Ia mengatakan, pada pagi kemarin (17/6), golongan darah A yang tersedia tinggal 20 kantong. Sementara untuk golongan darah B sebanyak 16 kantong. Golongan darah O berada pada posisi kritis yang berada di angka 4 kantong. “Untuk darah AB sudah habis sama sekali,” imbuhnya.
Untuk memenuhi kebutuhan darah, PMI Temanggung aktif mengelar kegiatan sumbang darah pada kegiatan-kegiatan khusus dan umum. Sistem jemput bola terhadap pendonor dinilai langkah paling tepat. “Hari ini (kemarin) kita dapat 37 kantong darah tambahan. Jadi lumayan dari stok yang ada mendapatkan pasokan,” paparnya.
Persoalan yang akan terjadi adalah, saat ini menjelang bulan Ramadan. Pada bulan tersebut, masyarakat Kabupaten Temanggung yang didominasi Islam akan menjalankan ibadah puasa dan tidak diperkenankan untuk donor darah. “Kan tidak boleh kalau sedang puasa. Soalnya kondisi fisik harus benar-benar fit dan siap,” katanya.
Ia menjelaskan, pada ramadhan mendatang, pihaknya akan melakukan sistem jemput bola dengan kerjasama masyarakat non-muslim yang tidak berpuasa. Dengan demikian maka ketersediaan darah saat ramadhan akan tercukupi. “Biasanya sangat tinggi permintaan pada Ramadan, apalagi menjelang Idul Fitri,” tandasnya. (zah)

Silakan beri komentar.