UNGARAN– Penyidik Unit Kecelakaan Lalulintas Polres Semarang akhirnya menetapkan sopir dump truk pasir bernopol K 1829 GH, Kardani, 61, warga Bangsri, Jepara sebagai tersangka dalam peristiwa kecelakaan di turunan Kalimalang Atas, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Minggu (8/6) lalu. Sopir dinilai lalai sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan yang menewaskan 5 pengendara sepeda motor.
Menurut Kapolres Semarang AKBP Augustinus B. Pangaribuan, sopir sudah ditetapkan sebagai tersangka karena lalai saat mengemudi hingga menyebabkan terjadinya kecelakaan lalulintas. Semestinya, menurut kapolres, sopir lebih meningkatkan kewaspadaan dengan mengurangi kecepatan di jalan menurun tersebut.
“Sopir sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi menyatakan pengemudi mengendarai dengan kecepatan cukup tinggi, sehingga tidak mampu menguasai kendaraan. Tentang muatannya apakah melebihi batas hingga menyebabkan truk tidak terkendali masih dalam penelitian,” tuturnya.
Kardani akan dijerat pasal 310 ayat 4 UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan jo pasal 359 KUHP. Dalam pasal 310 ayat 4 UU 22/2009 disebutkan, pengemudi kendaraan bermotor yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas  dengan korban meninggal dunia diancam hukuman kurungan paling lama 6 tahun dan atau denda Rp 12 juta. Sementara pasal 359 KUHP disebutkan barangsiapa karena kelalaiannya menyebabkan orang lain meninggal, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun penjara. (tyo/aro)