SEMARANG – Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia (Perkemi) Kota Semarang akan fokus menata kembali organisasi dan program pembinaan bagi kenshi. Selain itu, juga terus disosialisasikan kurikulum terbaru bagi dojo-dojo yang ada di Kota Semarang.
”Saat ini pertumbuhan dojo di Kota Semarang cukup menggembirakan. Terakhir, telah berdiri Dojo Udinus April lalu. Ini membuktikan kempo makin dikenal dan diminati oleh anak muda dan harus direspon dengan cepat,” tutur Ketua Umum Perkemi Kota Semarang Angudiargo.
Untuk menata organisasi, pihaknya memfokuskan pada penataan administrasi dan penguatan data base atlet muda Kota Semarang. Pembinaan, kata pria yang akrab disapa Argo itu, harus diimbangi dengan administrasi yang benar agar memudahkan pemantauan pada kenshi khusunya pada yunior.
Yang paling menggembirakan, ujar Argo, adalah munculnya kenshi-kenshi berbakat saat kejuaraan antardojo se Kota Semarang, April lalu. Merek telah masuk ke dalam daftar atlet berpotensi Kota Lunpia yang akan diterjunkan pada beberapa kejuaraan. Bagi Perkemi, yang penting bagi kenshi yunior adalah menimba pengalaman sebanyak mungkin.
”Nah pengalaman itu didapat saat mengikuti kejuaraan di berbagai daerah. Terus terang, mereka masih minim pengalaman. (bas/smu)