SEMARANG – Perenang putri andalan Jateng, Margaretha Kreita bakal turun bersama Tim Indonesia di ajang SEA Open Swimming Championships 2014 yang akan digelar di Singapura 17-22 Juni 2014 ini.
Pelatih renang Jateng, Omar Fauzi dihubungi kemarin mengatakan, di Singapura mendatang Margaretha Kreita akan turun di dua nomor yang menjadi spesialisnya yaitu 50 dan 100 meter gaya dada putri. “Saya kira peluang Margaretha cukup terbuka karena dilihat dari kekuatan pesaing seperti Malaysia, Thailand dan Singapurasendiri memiliki kekuatan yang rata-rata sama,” terang Omar yang juga pelatih Nasional tersebut.
Di nomor 50 m gaya dada putri, catatan waktu terbaik Margaretha adalah 33.34 detik yang dia cetak di Hongkong Open beberapa waktu lalu. Bahkan di ajang tersebut catatan waktu yang ditorehkannya Margaretha berhasil memecahkan rekornas yang sebelumnya dipegang atas nama Eny Susilowati (Jatim/33.54).
Margaretha Kreita saat ini juga masih menjadi perenang terbaik pada kelompok putri di nomor 100 m gaya dada putri dengan catatan waktu terbaik yang mampu dia cetak yaitu 1 menit 14.20 detik.
Selain akan turun di ajang SEA OPEN Swimming Championships 2014 yang baru akan berlangsung, Omar juga menambahkan, beberapa waktu lalu Jateng juga menyertakan tiga perenang terbaik mereka yaitu Sagita Putri, Kavita Krisna dan Budiman di ajang SEA Age Grup Swimming Championship 2014 yang juga digelar di Singapura. “Tetapi di SEA Age karena kelompok umur jadi perenang-perenang kita masih harus bersaing dengan senior-senior lainnya jadi kita hanya berhasil peringkat terbaik yaitu di peringkat empat,” sambungnya.
Sementara mengenai agenda Nasional, Omar mengatakan, di penghujun tahun 2014 mendatang setidaknya ada dua agenda Nasional yaitu KRAPSI 2014 dan PON Remaja 2014 yang dibidik oleh kontingen Jateng.
Hanya saja, untuk PON Remaja yang rencananya akan digeber di Surabaya Desember 22014 mendatang pihaknya hingga kini juga belum mendapatkan kejelasan dari pihak-pihak terkait seperti KONI Jateng. “Terus terang kita belum bisa memberikan gambaran soal PON Remaja karena seperti apanya juga masih ngambang dan belum ada yang member aba-aba secara pasti. Tapi yang juelas kita tetap selalu mempersiapkan perenang kita untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan ke depan,” pungkasnya. (bas/smu)