SEMARANG – Angka backlog atau kekurangan pasokan rumah terus mengalami peningkatan. Penanganan serius dari pemerintah sangat diharapkan guna mengurai permasalahan ini.
Ketua DPP REI Eddy Hussy mengatakan, sejak 2010 ada 13,6 juta rumah tangga yang belum memiliki rumah sendiri. Angka tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan, tahun ini angka backlog untuk nasional mencapai 15 juta. “Tidak terpenuhinya persediaan rumah ini mengakibatkan ribuan rumah tangga terpaksa tidak memiliki rumah tinggal tetap,” ujarnya dalam Musda XI DPD REI Jateng di Hotel Patrajasa, beberapa waktu lalu.
Tiap tahun, lanjut Eddy, jumlah rumah tangga baru mencapai 800 ribu. Sedangkan pemerintah baru bisa mencukupi 300ribu-400 ribu unit rumah atau 50 persen per tahun. Dari total tersebut REI berkontribusi 200-250 ribu unit rumah per tahun untuk rumah kelas menengah, menengah atas, dan mewah.
Terkait kurangnya pasokan rumah ini, menurutnya pemerintah harus segera mengambil langkah penanganan. Hal ini guna mengantisipasi angka backlog yang akan semakin tinggi. “Jika tidak ada penanganan serius dari Pemerintah dikhawatirkan pada tahun 2025 mendatang angka backlog rumah akan mencapai 30 juta unit dengan tambahan per tahunnya mencapai 1,2 juta unit,” paparnya.
Sementara itu Deputi Komersial BTN Cabang Semarang Ricky RS Patinggi mengatakan ke depan prospek properti sangat baik, mengenai backlog tersebut Kemenpera sudah melakukan terobosan salah satunya lebih mengoptimalkan pembangunan rumah susun. “Sekarang ini kan lahan semakin terbatas dan harganya terus naik sehingga untuk memenuhi rumah tapak sejahtera akan semakin terbatas jadi saat ini dikembangkan lewat rumah susun,” jelasnya.
Dengan tanah seluas 1.000 m2 yang semula hanya bisa digunakan untuk pembangunan rumah sederhana tidak lebih dari 50 unit, maka untuk rumah susun bisa mengakomodasi hingga 250 unit. “Untuk memuluskan rencana Pemerintah tersebut kami sebagai perbankan terus melakukan dukungan dari segi pendanaan,” tegasnya.
Sementara itu, dalam Musda DPD REI Jateng yang diikuti 158 anggota REI se-Jateng berhasil memilih MR Priyanto sebagai Ketua DPD REI Jateng baru untuk periode 2014-2016, dengan Sekjen Laksana Sunarko. (dna/smu)