MUGASSARI — Seru dan menyehatkan. Dua kata itu memang cocok untuk menggambarkan kemeriahan acara gowes santai yang digelar PT Phapros Tbk bersama Radar Semarang yang terpusat di halaman DPRD Jateng, Jalan Pahlawan, Minggu (15/6).
Lebih dari 2.000 peserta dari segala penjuru Kota Semarang terlihat antusias dengan kegiatan bertemakan 60 Tahun Phapros Menyehatkan Indonesia  itu. Sekitar pukul 05.20 peserta mulai berdatangan di halaman DPRD Jateng dengan mengenakan jersey kombinasi hijau dan hitam. Hingga pukul 06.00 ribuan peserta sudah memadati Jalan Pahlawan. Di halaman DPRD Jateng berderet stan dan panggung utama untuk memanjakan para peserta.
Sejumlah pejabat forum pimpinan daerah juga turut menyemarakkan event tersebut. Seperti Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Aloysius Liliek Darmanto, Asisten Kesra Pemprov Jateng Joko Sutrisno, Asisten III Setdakot Semarang Tommy Y. Said, Direktur Keuangan PT Phapros Budi Ruseno dan sejumlah pejabat lainnya. ”Semangat kawan-kawan…,” teriak Joko Sutrisno mengawali sambutan mewakili Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.
Joko menyatakan, Pemprov Jateng mendukung dan mengapresiasi kegiatan gowes santai yang diselenggarakan PT Phapros ini. Selain dapat mempererat kerukunan masyarakat Jateng, Kota Semarang khususnya, juga memasyarakatkan olahraga. ”Kita mengapresiasi PT Phapros dan Radar Semarang atas terselenggaranya acara ini. Kegiatan ini untuk mewujudkan kebiasaan berolahraga di tengah masyarakat dan memasyarakatkan olahraga,” terangnya.
Dengan usia PT Phapros yang ke-60 tahun ini, lanjut Joko, diharapkan bisa lebih matang dan lebih baik lagi dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. ”Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, oleh karena itu saya minta ke depan semakin kreatif mengadakan acara seperti ini,” ujarnya.
Hal senada juga dikatakan Tommy Y. Said. Ia mengapresiasi kegiatan gowes ini. Menurutnya, dengan event yang melibatkan masyarakat banyak ini, selain dapat menyehatkan badan juga menjadi sarana untuk menggalangkan keakraban sesama warga Kota Semarang.
Ribuan peserta yang sudah berkumpul baik yang ada di halaman DPRD Jateng maupun ruas Jalan Pahlawan, terlihat tidak sabar menanti bendera start dikibarkan. Sekitar pukul 07.00, bendera start dikibarkan. Artinya, gowes santai dengan rute Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran, Jalan Siliwangi, Banjir Kanal Barat, Simongan (Sam Poo Kong),  berkeliling pabrik Phapros, kemudian Jalan Kaligarang, Jalan Veteran, dan finish di Jalan Pahlawan, pun dimulai. Rute dengan panjang sekitar 9 kilometer itu pun dituntaskan peserta kurang dari waktu satu jam.
Peserta yang telah mencapai garis finish tanpa dikomando langsung masuk ke halaman DPRD Jateng kembali dan menukarkan kupon dengan bingkisan dan mengumpulkan nomor undian doorprize. Dalam acara kali ini pihak penyelenggara telah menyiapkan puluhan doorprize menarik. Mulai dari kulkas, TV, hingga grand prize berupa sepeda motor sport. Sembari menunggu pengundian, peserta dihibur dengan Majesty band. Seakan tak mengenal lelah, ratusan peserta turut berjoget di depan panggung, dengan diiringi Majesty band yang membawakan belasan lagu top 40. Selain dihibur pentas musik, peserta yang tengah beristirahat juga dimanjakan dengan aksi komunitas sepeda BMX Semarang. ”Kami telah menyiapkan banyak hadiah bagi para peserta,” kata Direktur Keuangan PT Phapros Budi Ruseno.
Dia mengatakan, di usia (perusahaan) yang sudah 60 tahun ini, pihaknya akan terus menguatkan salah satu misinya yakni menyehatkan masyarakat Indonesia. ”Sudah 60 tahun PT Phapros yang merupakan BUMN, telah mengembangkan bisnis di Kota Semarang ini. Kami berharap masyarakat bisa meningkatkan kerja samanya,” harapnya.
Melihat perkembangan perusahaan, PT Phapros tahun ini telah menyiapkan pendirian pabrik baru di wilayah Ungaran. ”Semoga dengan berdirinya pabrik baru di wilayah Ungaran ini bisa melayani masyarakat pedesaan,” imbuhnya.
Pemenang Study Visit and Journalist Competition
Dalam kesempatan ini juga diumumkan pemenang ’Phapros Healthy Education Student 2014 (Study Visit and Journalist Competition)’. Karya 6 finalis, kemarin juga dipajang dalam bentuk majalah dinding di halaman Kantor DPRD Jateng. Lomba ini diikuti 54 siswa dari 19 SMA/SMK/MA yang sebelumnya berkunjung di pabrik PT Phapros di Simongan.
Dewan juri akhirnya memilih karya Risma Anisa Syfani dari SMA Kesatrian 1 Semarang sebagai juara pertama. Juara kedua diraih Dyah Makutaning Dewi (MA Negeri 3 Semarang) dan juara ketiga oleh Lazuardi Akmal Satriatama (SMA Negeri 2 Semarang). Selanjutnya untuk juara harapan I diraih Niki Agni Eka Putra (SMA Negeri 3 Semarang), juara harapan II Findy Tiara Anantasari (SMA Kesatrian 1 Semarang) dan juara harapan III Luthfi Arizka (SMK Visi Media Indonesia Ungaran). Para pemenang mendapatkan piala, piagam penghargaan dan uang pembinaan. Juara pertama mendapatkan uang pembinaan Rp 1,5 juta, juara kedua Rp 1,25 juta, juara ketiga Rp 1 juta dan juara harapan masing-masing Rp 500 ribu.
Lazuardi Akmal Satriatama mengaku gembira mampu menjadi juara 3 dalam lomba ini. Remaja kelahiran 18 November 1997 ini mengaku aktif menulis sejak SD. ”Sejak SD suka nulis cerita-cerita dan pengalaman sehari-hari, dan hingga kini juga masih aktif menulis di blog,” kata Akmal.
Menurutnya, menulis merupakan sebuah kegiatan yang menyenangkan. ”Menulis itu seru. Kita dapat mengumpulkan fakta untuk nantinya kita rangkum menjadi sebuah tulisan yang enak dibaca,” katanya.
Sementara Niki Agni Eka mengaku suka menulis karena sebuah ketidaksengajaan. ”Awalnya tidak suka menulis, namun karena pernah ada tugas untuk menulis artikel, hingga kini malah keterusan,” kata Niki. Siswa SMA Negeri 3 Semarang tersebut mengakui, dirinya menyukai kegiatan menulis belum begitu lama. ”Walau juara harapan, namun ini merupakan kepuasan tersediri, karena ternyata tulisan saya dapat diakui walau hanya sebatas juara harapan,” kata Niki. (zal/den/mg1/ton/ce1)