Persitema Perkuat Strategi

146

TEMANGGUNG — Selain memperkuat skill individu para pemainnya, Laskar Bambu Runcing— sebutan bagi Persitema— tengah berkonsentrasi menyusun strategi pertandingan yang tepat dalam libur panjang kompetisi Divisi Utama PT LIga Indonesia.
Tim yang kini menjadi juru kunci di grup 4 laga profesional tersebut, berobsesi memenangkan seluruh sisa pertandingan untuk menghindari ancaman zona degradasi.
Strategi permainan yang akan dilakukan adalah mengoptimalkan kemampuan individu dan kelompok. Kerja sama antar-pemain yang selama ini masih kurang bagus, akan diperbaiki.
”Kemampuan individu setara, berada di rata-rata. Tapi kerja sama antar-individu itu yang akan menentukan baik buruknya pertandingan,” kata pelatih kepala Persitema, Yopi Riwoe.
Yopi menegaskan, pelatihan akan difokuskan pada individu, agar bisa bekerja sama dengan baik. Tahapan pertama, kerja sama antar-individu dalam satu lini. Lini bertahan harus mampu menjaga kerja sama agar melindungi kiper dari serangan bola striker lawan.
Lini tengah, berkonsentrasi untuk naik turun membantu pertahanan dan serangan. Kedua, striker yang dipasang pada ujung serang, harus mampu berkolaborasi dengan apik untuk mencetak poin.
Setelah kerja sama antar-individu dalam satu lini, selanjutnya fokus pada kerja sama individu antar-lini. ”Kita akui masih kurang kerja sama itu dan akan kita perbaiki.”
Dijelaskan, permainan antar-individu akan diasah selama libur kompetisi, dengan seringnya maintenance fisik para pemain. Latihan fisik harus terus dilakukan untuk menjaga agar performa bertanding tidak menurun. ”Kita akan lebih optimalkan pelatihan selama puasa ini.” (zah/lis/ce1)