SEMARANG – PSIS hanya memerlukan tambahan tiga poin atau satu kemenangan lagi untuk mengamankan tiket ke babak 16 Besar, kompetisi Divvisi Utama 2014. Bukan hal yang sulit bagi PSIS, karena skuad Mahesa Jenar menyisakan empat kali pertandingan di babak penyisihan grup.
Melihat posisi klasemen sementara saat ini di Grup 4, PSIS memang akan lebih aman bila mampu mengalahkan PPSM Magelang dalam laga yang berlangsung di Stadion Jatidiri Semarang 11 Agustus mendatang. Sebab tim berjuluk Macan Tidar tersebut menjadi pesaing terdekat.
Di klasemen sementara Grup 4 saat ini, dari 10 kali bertanding, PSIS berada di puncak dengan raihan 23 poin, sementara di peringkat kedua dihuni oleh Persis Solo dengan 22 poin. Di bawahnya, ada PPSM Magelang yang telah mengemas 14 poin.
“Selain PSIS dan Persis, PPSM masih berpeluang untuk lolos ke babak 16 Besar dari Grup 4. Kami harus dapat mengalahkannya PPSM di pertandingan selanjutnya, itu paling aman. Saya kira itu tidak sulit karena di putaran pertama lalu, PSIS mampu mengalahkan PPSM 3-1 di kandang mereka,” kata gelandang PSIS, Ronald Fagundez.
Peluang PPSM untuk merangsek ke urutan kedua atau bahkan pertama di Grup 4 sebagai syarat lolos ke babak 16 Besar memang masih terbuka. Namun mereka harus menyapu bersih empat laga tersisa, sehingga mengumpulkan total 26 poin. Namun bila gagal menang di salah satu laga, PPSM tinggal bersaing dengan Persis Solo untuk berebut posisi runner up Grup 4.
Sementara Manajer Tim Wahyu Winarto kemarin menyampaikan, untuk menjaga performa para pemain, akan dilakukan sejumlah laga uji coba pada libur kompetisi. Komunikasi dengan sejumlah tim Indonesia Super Legue (ISL) dan Divisi Utama terus dimatangkan. Lawan tanding PSIS mengarah kepada Arema Indonesia dan PSS Sleman. Selain keduanya, PSIS akan mencari dua lawan sepadan lagi untuk mengisi kekosongan. Harapannya atmosfer kompetisi terus terjaga. ”Sudah komunikasi. Tinggal menunggu kepastian kapan dan dimana uji coba itu diselenggarakan. Setidaknya, kami butuh dua uji coba melawan tim ISL dan dua lagi melawan tim Divisi Utama,” tutur pria yang akrab disapa Liluk itu. (bas/smu)