SEMARANG – Dokter merasa dalam posisi dilematis dalam menjalankan profesinya. Dokter seperti ditempatkan dalam posisi sebagai orang yang patut diduga akan berbuat kriminal, bila terjadi sesuatu di mana pasien merasa dirugikan. Perlindungan hukum bagi para dokter juga dipertanyakan, karena sewaktu-waktu dokter bisa dijerat dengan pasal pidana dalam menjalankan profesinya.
Permasalahan yang membuat para dokter tidak tenang dalam menjalankan profesinya tersebut akan dikupas dalam suatu sarasehan, yang digelar oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pengurus wilayah Jawa Tengah. Acara yang digelar untuk memperingati 106 tahun Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ini akan mengambil tema ’Tantangan Dokter Indonesia di Masa Depan’, dan akan diselenggarakan Minggu (15/6) mulai pukul 08.00 di Hotel Oak Tree Emerald, Semarang.
”Dalam sarasehan ini, kita mengundang berbagai pihak terkait sehingga diharapkan persoalannya bisa terang benderang. Sarasehan seperti ini akan kami kemas secara interaktif, mirip acara Indonesia Lawyer Club (ILC). Ini baru kali pertama digelar di Indonesia, dan diharapkan bisa jadi contoh bagi IDI di seluruh Indonesia dalam mencari titik temu bagi permasalahan yang saat ini dihadapi para dokter,” ujar sekretaris panitia dr Elang Sumambar, kemarin. (smu/ton/ce1)