SALATIGA- Kalangan dewan menilai Badan Pertimbangan Pejabat dan Kepangkatan (Baperjakat) Pemkot Salatiga tidak menjalankan tugasnya dengan maksimal dalam hal mutasi pegawai. Mutasi yang dilakukan dinilai tidak profesional karena belum disesuaikan dengan keahlian dan kemampuan.
Penilaian itu merupakan salah satu rekomendasi DPRD terhadap laporan pertanggungjawaban Wali Kota Salatiga yang disampaikan saat Rapat Paripurna Istimewa DPRD, kemarin pagi. Rekomendasi setebal 16 halaman itu dibacakan oleh Suyanto, Wakil Ketua Komisi II DPRD Salatiga.
“Baperjakat tidak maksimal dalam menjalankan tugas meroling pegawai, mutasi, serta penempatan tidak profesional, karena tidak sesuai dengan keahlian, kemampuan masing – masing serta waktu,” ujar Suyanto.
Selain itu, kalangan dewan juga sangat peduli terhadap kerusakan lingkungan yang dirasakan akhir – akhir ini, utamanya di sekitar jalan lingkar selatan (JLS). Mereka meminta kepada pemkot untuk memberikan batasan yang jelas mengenai maraknya galian C di sepanjang jalan tersebut.
“Pemkot harus melakukan pengawasan dan menertibkan terkait penambangan galian C yang dilakukan di beberapa titik JLS. Serta harus diterbitkan Perwali untuk mengatur mengenai galian C sehingga tidak merusak alam,” tegas Suyanto. (sas/aro)